Elaphe taeniura — Sworder, 1923: 63.
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Family Colubridae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Otoritas penamaan: (Schlegel, 1837) (1837)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Schlegel, H. Abbildungen neuer oder unvollständig bekannter Amphibien, nach der Natur oder dem Leben entworfen.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 2024
Ular tikus (Coelognathus subradiatus) termasuk dalam famili Colubridae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 73 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1909.
Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 31 catatan (42.5% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Coelognathus subradiatus relatif stabil pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1909.
Catatan deskriptif tentang Coelognathus subradiatus dari sumber literatur primer (via GBIF).
Elaphe taeniura — Sworder, 1923: 63.
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Coelognathus subradiatus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Coluber subradiatus | Schlegel, 1837 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Nusa Tenggara Timur | 31 | 42.5% |
| 2 | Nusa Tenggara Barat | 11 | 15.1% |
| 3 | Maluku | 2 | 2.7% |
| 4 | Bali | 1 | 1.4% |
Jumlah catatan observasi Coelognathus subradiatus di Indonesia per tahun
Coelognathus subradiatus
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Coelognathus subradiatus
Foto: Kaiser, Hinrich;Carvalho, Venancio Lopes;Ceballos, Jester;Freed, Paul;Heacox, Scott;Lester, Barbara;Richards, Stephen J.;Trainor, Colin R.;Sanchez, Caitlin;O'Shea, Mark
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Indonesian Trinket Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| Indonesische Kletternatter | Jerman | Catalogue of Life |
| Lesser Sunda Rat Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| Sunda Rat Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| Ular tikus | Indonesia | Catalogue of Life |
| Крысиная змея Шлегеля | rus | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 73 observasi, Nusa Tenggara Timur adalah provinsi dengan catatan Ular tikus (Coelognathus subradiatus) terbanyak — 31 observasi (42.5% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama Ular tikus (Coelognathus subradiatus) di Indonesia tercatat pada tahun 1909. Hingga kini terdapat 73 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Ular tikus (Coelognathus subradiatus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Coelognathus subradiatus dikenal dengan beberapa nama lokal: Ular tikus. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Coelognathus subradiatus memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Coluber subradiatus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Coelognathus subradiatus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Colubridae, Genus Coelognathus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Schlegel, 1837).
40 titik observasi Coelognathus subradiatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.