Memuat peta...
80 titik observasi di Nusa Tenggara Barat
Peta LengkapTotal Rekaman
21.707
0.40% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#15
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
+8.2%
2025 vs 2024
Nusa Tenggara Barat terdiri dari Lombok, Sumbawa, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Lombok didominasi oleh kerucut vulkanik besar Gunung Rinjani (3.726 m), sementara Sumbawa memiliki medan yang berbukit dan kaldera Tambora yang secara historis sangat merusak.
Nusa Tenggara Barat memiliki 21.707 rekaman observasi keanekaragaman hayati dalam basis data GBIF. Jumlah ini mencerminkan upaya dokumentasi yang moderat di wilayah tersebut. Sayangnya, jumlah ini 56% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Komposisi takson di Nusa Tenggara Barat menunjukkan variasi yang menarik. Ikan memiliki jumlah rekaman tertinggi dengan 6.475 catatan, diikuti oleh kelompok-kelompok lain yang berkontribusi secara proporsional. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Tokek rumah dengan 320 rekaman.
Aktivitas survei dan dokumentasi di Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan signifikan sebesar 152% dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan ini kemungkinan didorong oleh meningkatnya partisipasi dalam program citizen science dan ekspedisi penelitian terstruktur. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 3.376 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1896 hingga 2026, mencakup 130 tahun observasi. Secara biogeografis, Nusa Tenggara Barat terletak di sebelah timur Garis Wallace, wilayah transisi yang menampung fauna dengan karakter Australasia. Posisi ini menjadikan provinsi ini memiliki potensi endemisme yang sangat tinggi dan komposisi spesies yang berbeda dari Jawa atau Sumatera.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Nusa Tenggara Barat
| # | Spesies | Rekaman |
|---|---|---|
| 1 | Gekko gecko | 320 |
| 2 | Macroglossus minimus | 269 |
| 3 | Chelonia mydas | 186 |
| 4 | Macaca fascicularis | 183 |
| 5 | Crocothemis servilia | 176 |
| 6 | Diplacodes trivialis | 169 |
| 7 | Orthetrum sabina | 143 |
| 8 | Draco boschmai | 139 |
| 9 | Duttaphrynus melanostictus | 134 |
| 10 | Limnonectes kadarsani | 121 |
| 11 | Rattus exulans | 121 |
| 12 | Euphaea lara | 107 |
| 13 | Eretmochelys imbricata | 101 |
| 14 | Pycnonotus aurigaster | 85 |
| 15 | Hipposideros diadema | 85 |
| 16 | Hemidactylus platyurus | 75 |
| 17 | Fejervarya limnocharis | 72 |
| 18 | Arothron nigropunctatus | 71 |
| 19 | Varanus salvator | 70 |
| 20 | Calotropis gigantea | 69 |
Data rekaman keanekaragaman hayati di Nusa Tenggara Barat tersedia dari tahun 1896 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 3.376 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 10.167 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Nusa Tenggara Barat memiliki 21.707 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-15 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Ikan memiliki jumlah rekaman tertinggi di Nusa Tenggara Barat. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Bali & Nusa Tenggara.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Nusa Tenggara Barat. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Nusa Tenggara Barat mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Nusa Tenggara Barat, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Bali & Nusa Tenggara.