Family Gekkonidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
28 titik observasi Cyrtodactylus wallacei di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Hayden, Brown, Gillespie, Setiadi, Linkem, Iskandar, Umilaela, Bickford, Riyanto, Mumpuni & Mcguire, 2008 (2008)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): EN Terancam Punah
Dipublikasikan dalam: Hayden, Christopher J.; Rafe M. Brown, Graeme Gillespie, M. Iqbal Setiadi, Charles W. Linkem, Djoko T. Iskandar, Umilaela, David P. Bickford, Awal Riyanto, Mumpuni, and Jimmy A. Mcguire. A NEW SPECIES OF BENT-TOED GECKO CYRTODACTYLUS GRAY, 1827, (SQUAMATA: GEKKONIDAE) FROM THE ISLAND OF SULAWESI, INDONESIA.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+750.0% vs 2004
South Sulawesi Bent-toed Gecko (Cyrtodactylus wallacei) termasuk dalam famili Gekkonidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 28 kali di Indonesia, tersebar di 3 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 2004.
Sulawesi Tenggara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 25 catatan (89.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Cyrtodactylus wallacei menunjukkan peningkatan signifikan (+750%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 2004.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Tenggara | 25 | 89.3% |
| 2 | Sulawesi Barat | 2 | 7.1% |
| 3 | Sulawesi Tengah | 1 | 3.6% |
Jumlah catatan observasi Cyrtodactylus wallacei di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| South Sulawesi Bent-toed Gecko | Inggris | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 28 observasi, Sulawesi Tenggara adalah provinsi dengan catatan South Sulawesi Bent-toed Gecko (Cyrtodactylus wallacei) terbanyak — 25 observasi (89.3% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 3 provinsi.
Catatan pertama South Sulawesi Bent-toed Gecko (Cyrtodactylus wallacei) di Indonesia tercatat pada tahun 2004. Hingga kini terdapat 28 catatan dari 3 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, South Sulawesi Bent-toed Gecko (Cyrtodactylus wallacei) berstatus "Terancam Punah" (kode EN). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Cyrtodactylus wallacei diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Gekkonidae, Genus Cyrtodactylus. Spesies ini dideskripsikan oleh Hayden, Brown, Gillespie, Setiadi, Linkem, Iskandar, Umilaela, Bickford, Riyanto, Mumpuni & Mcguire, 2008.