Family Agamidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-62.5% vs 2024
Black-barbed Flying Dragon (Draco melanopogon) termasuk dalam famili Agamidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 227 kali di Indonesia, tersebar di 9 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899.
Sumatera Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 44 catatan (19.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Draco melanopogon sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 9 provinsi, Black-barbed Flying Dragon memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sumatera Barat | 44 | 19.4% |
| 2 | Sumatera Utara | 26 | 11.5% |
| 3 | Bengkulu | 15 | 6.6% |
| 4 | Aceh | 12 | 5.3% |
| 5 | Lampung | 4 | 1.8% |
| 6 | Kalimantan Barat | 3 | 1.3% |
| 7 | Jambi | 2 | 0.9% |
| 8 | Kalimantan Timur | 2 | 0.9% |
| 9 | Jawa Barat | 1 | 0.4% |
Jumlah catatan observasi Draco melanopogon di Indonesia per tahun
Draco melanopogon
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Black-barbed Flying Dragon | Inggris | Catalogue of Life |
| Black-barbed flying dragon | Inggris | The Paleobiology Database |
| Black-bearded Gliding Lizard | Inggris | Catalogue of Life |
| Schwarzbart-Flugdrache | Jerman | Catalogue of Life |
Black-barbed Flying Dragon (Draco melanopogon) telah tercatat di 9 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Sumatera Barat dengan 44 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 227 catatan observasi Black-barbed Flying Dragon (Draco melanopogon) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Black-barbed Flying Dragon memiliki nama ilmiah Draco melanopogon. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Agamidae, Genus Draco.
109 titik observasi Draco melanopogon di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.