Family Gobiidae · Order Perciformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: de Beaufort, 1912 (1912)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: de Beaufort, L. F. (1912). On some new Gobiidae from Ceram and Waigen. <em>Zoologischer Anzeiger.</em> v. 39 (no. 3): 136-143.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+800.0% vs 2016
Schismatogobius bruynisi (Schismatogobius bruynisi) termasuk dalam famili Gobiidae, ordo Perciformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 75 kali di Indonesia, tersebar di 5 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1910.
Sulawesi Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 27 catatan (36.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Schismatogobius bruynisi menunjukkan peningkatan signifikan (+800%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1910.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Tengah | 27 | 36.0% |
| 2 | Jawa Barat | 17 | 22.7% |
| 3 | Bali | 12 | 16.0% |
| 4 | Lampung | 2 | 2.7% |
| 5 | Maluku | 1 | 1.3% |
Jumlah catatan observasi Schismatogobius bruynisi di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Суматранский шисматогобиус | rus | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 75 observasi, Sulawesi Tengah adalah provinsi dengan catatan Schismatogobius bruynisi (Schismatogobius bruynisi) terbanyak — 27 observasi (36.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 5 provinsi.
Catatan pertama Schismatogobius bruynisi (Schismatogobius bruynisi) di Indonesia tercatat pada tahun 1910. Hingga kini terdapat 75 catatan dari 5 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Schismatogobius bruynisi (Schismatogobius bruynisi) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Schismatogobius bruynisi diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Perciformes, Family Gobiidae, Genus Schismatogobius. Spesies ini dideskripsikan oleh de Beaufort, 1912.
68 titik observasi Schismatogobius bruynisi di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.