Family Scincidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: (Boulenger, 1887) (1887)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Boulenger, G. A. Catalogue of the lizards in the British Museum (Nat. Hist.) III. Lacertidae, Gerrhosauridae, Scincidae, Anelytropsidae, Dibamidae, Chamaeleontidae.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 1949
Sphenomorphus solomonis (Sphenomorphus solomonis) termasuk dalam famili Scincidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 69 kali di Indonesia, tersebar di 3 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889.
Maluku Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 28 catatan (40.6% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Sphenomorphus solomonis relatif stabil pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1889.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Sphenomorphus solomonis dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Lygosoma moszkowskii | Vogt, 1912 | SYNONYM |
| Lygosoma schoedei | Vogt, 1912 | SYNONYM |
| Lygosoma solomonis | Boulenger, 1887 | SYNONYM |
| Sphenomorphus moszkowskii | (Vogt, 1912) | SYNONYM |
| Sphenomorphus solomonis schodei | (Vogt, 1912) | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku Utara | 28 | 40.6% |
| 2 | Papua Barat | 10 | 14.5% |
| 3 | Papua | 8 | 11.6% |
Jumlah catatan observasi Sphenomorphus solomonis di Indonesia per tahun
Berdasarkan data 69 observasi, Maluku Utara adalah provinsi dengan catatan Sphenomorphus solomonis (Sphenomorphus solomonis) terbanyak — 28 observasi (40.6% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 3 provinsi.
Catatan pertama Sphenomorphus solomonis (Sphenomorphus solomonis) di Indonesia tercatat pada tahun 1889. Hingga kini terdapat 69 catatan dari 3 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Sphenomorphus solomonis (Sphenomorphus solomonis) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Sphenomorphus solomonis memiliki 5 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Lygosoma moszkowskii, Lygosoma schoedei, Lygosoma solomonis. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Sphenomorphus solomonis diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Scincidae, Genus Sphenomorphus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Boulenger, 1887).
47 titik observasi Sphenomorphus solomonis di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.