Memuat peta...
80 titik observasi di Gorontalo
Peta LengkapTotal Rekaman
3.352
0.06% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#33
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
-1.8%
2025 vs 2024
Gorontalo menempati tanah genting sempit yang menghubungkan wilayah utara dan tengah Sulawesi, diapit oleh Teluk Tomini di selatan dan Laut Sulawesi di utara. Lanskapnya meliputi puncak-puncak vulkanik, cekungan Danau Limboto yang menyusut, dan koridor dataran rendah yang sempit.
Dengan 3.352 rekaman observasi, Gorontalo masih tergolong provinsi yang belum tersurvei secara optimal. Diperlukan lebih banyak ekspedisi lapangan dan program citizen science untuk mengungkap kekayaan hayati yang sesungguhnya. Sayangnya, jumlah ini 93% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Komposisi takson di Gorontalo terdistribusi secara merata, yang menunjukkan dokumentasi yang komprehensif di berbagai kelompok organisme. Setidaknya 7 kelompok takson memiliki representasi yang signifikan, menjadikan provinsi ini sebagai contoh dokumentasi keanekaragaman hayati yang seimbang. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Limnonectes modestus dengan 213 rekaman.
Aktivitas survei dan dokumentasi di Gorontalo mengalami peningkatan signifikan sebesar 114% dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan ini kemungkinan didorong oleh meningkatnya partisipasi dalam program citizen science dan ekspedisi penelitian terstruktur. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2004 dengan 842 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1863 hingga 2026, mencakup 163 tahun observasi. Secara biogeografis, Gorontalo terletak di sebelah timur Garis Wallace, wilayah transisi yang menampung fauna dengan karakter Australasia. Posisi ini menjadikan provinsi ini memiliki potensi endemisme yang sangat tinggi dan komposisi spesies yang berbeda dari Jawa atau Sumatera.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Gorontalo
Data rekaman keanekaragaman hayati di Gorontalo tersedia dari tahun 1863 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2004 dengan 842 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 657 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Gorontalo memiliki 3.352 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-33 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Amfibi memiliki jumlah rekaman tertinggi di Gorontalo. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Sulawesi.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Gorontalo. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Gorontalo mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Gorontalo, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Sulawesi.