Family Meliaceae · Order Sapindales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
30 titik observasi Aglaia erythrosperma di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Pannell
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NT Hampir Terancam
Dipublikasikan dalam: Pannell. (1992). In: Taxon. Monogr. Gen. Aglaia (Kew Bull. Addit. Ser., 16): 76.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-71.4% vs 1968
Aglaia erythrosperma (Aglaia erythrosperma) termasuk dalam famili Meliaceae, ordo Sapindales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 51 kali di Indonesia, tersebar di 6 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1918.
Kepulauan Bangka Belitung merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 3 catatan (5.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Aglaia erythrosperma menunjukkan penurunan signifikan (-71%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1918.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kepulauan Bangka Belitung | 3 | 5.9% |
| 2 | Kalimantan Timur | 3 | 5.9% |
| 3 | Bengkulu | 2 | 3.9% |
| 4 | Lampung | 2 | 3.9% |
| 5 | Aceh | 1 | 2.0% |
| 6 | Jawa Barat | 1 | 2.0% |
Jumlah catatan observasi Aglaia erythrosperma di Indonesia per tahun
Berdasarkan data 51 observasi, Kepulauan Bangka Belitung adalah provinsi dengan catatan Aglaia erythrosperma (Aglaia erythrosperma) terbanyak — 3 observasi (5.9% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 6 provinsi.
Catatan pertama Aglaia erythrosperma (Aglaia erythrosperma) di Indonesia tercatat pada tahun 1918. Hingga kini terdapat 51 catatan dari 6 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Aglaia erythrosperma (Aglaia erythrosperma) berstatus "Hampir Terancam" (kode NT). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Aglaia erythrosperma diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Sapindales, Family Meliaceae, Genus Aglaia. Spesies ini dideskripsikan oleh Pannell.