(Figure 10 E; Rifle Range Forest)
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Family Agamidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Otoritas penamaan: (Peters, 1864) (1864)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Peters, W. Über einige neue Säugethiere (Mormops, Macrotus, Vesperus, Molossus, Capromys), Amphibien (Plathydactylus, Otocryptis, Euprepes, Ungalia, Dromicus, Tropidonotus, Xenodon, Hylodes), und Fische (Sillago, Sebastes, Channa, Myctophum, Carassius, Barbus, Capoëta, Poecilia, Saurenchelys, Leptocephalus).
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+20.0% vs 2024
Dusky Earless Agama (Aphaniotis fusca) termasuk dalam famili Agamidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 58 kali di Indonesia, tersebar di 7 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899.
Riau merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 23 catatan (39.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Aphaniotis fusca menunjukkan peningkatan signifikan (+20%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1899.
Catatan deskriptif tentang Aphaniotis fusca dari sumber literatur primer (via GBIF).
(Figure 10 E; Rifle Range Forest)
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Aphaniotis fusca dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Otocryptis fusca | Peters, 1864 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Riau | 23 | 39.7% |
| 2 | Kalimantan Barat | 8 | 13.8% |
| 3 | Aceh | 6 | 10.3% |
| 4 | Sumatera Utara | 5 | 8.6% |
| 5 | Sumatera Barat | 1 | 1.7% |
| 6 | Jambi | 1 | 1.7% |
| 7 | Kepulauan Riau | 1 | 1.7% |
Jumlah catatan observasi Aphaniotis fusca di Indonesia per tahun
Aphaniotis fusca
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Blaumaulagame | Jerman | Catalogue of Life |
| Blåmundet Døvagam | dan | Catalogue of Life |
| Dusky Earless Agama | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Peninsular Earless Agama | Inggris | Catalogue of Life |
| กิ้งก่าพระอินทร์ | tha | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 58 observasi, Riau adalah provinsi dengan catatan Dusky Earless Agama (Aphaniotis fusca) terbanyak — 23 observasi (39.7% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 7 provinsi.
Catatan pertama Dusky Earless Agama (Aphaniotis fusca) di Indonesia tercatat pada tahun 1899. Hingga kini terdapat 58 catatan dari 7 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Dusky Earless Agama (Aphaniotis fusca) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Aphaniotis fusca memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Otocryptis fusca. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Aphaniotis fusca diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Agamidae, Genus Aphaniotis. Spesies ini dideskripsikan oleh (Peters, 1864).
47 titik observasi Aphaniotis fusca di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.