Family Dibamidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
12 titik observasi Dibamus novaeguineae di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: David Möhnle | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: Duméril & Bibron, 1839 (1839)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Duméril, A. M. C. and G. Bibron. Erpétologie Générale on Histoire Naturelle Complète des Reptiles. Vol. 5.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-50.0% vs 2008
New Guinea Blind Earless Skink (Dibamus novaeguineae) termasuk dalam famili Dibamidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 48 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1888.
Sulawesi Selatan merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 7 catatan (14.6% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Dibamus novaeguineae menunjukkan penurunan signifikan (-50%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1888.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Dibamus novaeguineae dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Acontias subcaecus | Duméril & Bibron, 1839 | SYNONYM |
| Thyphloscincus martensii | Peters, 1864 | SYNONYM |
| Typhlina leucurus | Bleeker, 1860 | PROPARTE_SYNONYM |
| Typhlina ludekingi | Bleeker, 1860 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Selatan | 7 | 14.6% |
| 2 | Nusa Tenggara Timur | 2 | 4.2% |
| 3 | Maluku | 2 | 4.2% |
| 4 | Maluku Utara | 1 | 2.1% |
Jumlah catatan observasi Dibamus novaeguineae di Indonesia per tahun
Dibamus novaeguineae
Foto: David Möhnle
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Dibamus novaeguineae
Foto: David Möhnle
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Dibamus novaeguineae
Foto: Colin Trainor
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Dibamus novaeguineae
Foto: Colin Trainor
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Dibamus novaeguineae
Foto: Colin Trainor
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Dibamus novaeguineae
Foto: Colin Trainor
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| New Guinea Blind Earless Skink | Inggris | Catalogue of Life |
| New Guinea Blind Lizard | Inggris | Catalogue of Life |
| beznožka novoguinejská | ces | Catalogue of Life |
| Новогвинейский дибамус | rus | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 48 observasi, Sulawesi Selatan adalah provinsi dengan catatan New Guinea Blind Earless Skink (Dibamus novaeguineae) terbanyak — 7 observasi (14.6% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama New Guinea Blind Earless Skink (Dibamus novaeguineae) di Indonesia tercatat pada tahun 1888. Hingga kini terdapat 48 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, New Guinea Blind Earless Skink (Dibamus novaeguineae) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Dibamus novaeguineae memiliki 4 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Acontias subcaecus, Thyphloscincus martensii, Typhlina leucurus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Dibamus novaeguineae diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Dibamidae, Genus Dibamus. Spesies ini dideskripsikan oleh Duméril & Bibron, 1839.