Family Agamidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
64 titik observasi Draco haematopogon di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Christoph Nissen | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-66.7% vs 2025
Red Bearded Flying Lizard (Draco haematopogon) termasuk dalam famili Agamidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 147 kali di Indonesia, tersebar di 10 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1837.
Lampung merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 16 catatan (10.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Draco haematopogon sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 10 provinsi, Red Bearded Flying Lizard memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Lampung | 16 | 10.9% |
| 2 | Jawa Barat | 16 | 10.9% |
| 3 | Bengkulu | 7 | 4.8% |
| 4 | Jawa Tengah | 7 | 4.8% |
| 5 | Sumatera Barat | 6 | 4.1% |
| 6 | Sumatera Utara | 2 | 1.4% |
| 7 |
Jumlah catatan observasi Draco haematopogon di Indonesia per tahun
Draco haematopogon
Foto: Christoph Nissen
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Draco haematopogon
Foto: Simon Colenutt
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Draco haematopogon
Foto: Simon Colenutt
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Draco haematopogon
Foto: Andre Ronaldo
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Draco haematopogon
Foto: Fathurrahman Sidiq
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Draco haematopogon
Foto: Shalahuddin Averroes Supartha
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Draco haematopogon
Foto: Shalahuddin Averroes Supartha
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Draco haematopogon
Foto: Desita Dyah D A Kusumaningrum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Draco haematopogon
Foto: Desita Dyah D A Kusumaningrum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Draco haematopogon
Foto: Desita Dyah D A Kusumaningrum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Draco haematopogon
Foto: Forest Botial-Jarvis
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Draco haematopogon
Foto: Forest Botial-Jarvis
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Red Bearded Flying Lizard | Inggris | Catalogue of Life |
| Red-barbed Flying Dragon | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Red-barbed flying dragon | Inggris | The Paleobiology Database |
| Red-bearded Flying Dragon | Inggris | Catalogue of Life |
| Rotbart-Flugdrache | Jerman | Catalogue of Life |
| Yellow-bearded Gliding Lizard | Inggris | Catalogue of Life |
| Rotbart-flugdrache | Jerman | The IUCN Red List of Threatened Species |
Red Bearded Flying Lizard (Draco haematopogon) telah tercatat di 10 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Lampung dengan 16 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 147 catatan observasi Red Bearded Flying Lizard (Draco haematopogon) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1837. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Red Bearded Flying Lizard memiliki nama ilmiah Draco haematopogon. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Agamidae, Genus Draco.
| Jambi |
| 2 |
| 1.4% |
| 8 | Jawa Timur | 2 | 1.4% |
| 9 | Kalimantan Barat | 1 | 0.7% |
| 10 | Kalimantan Timur | 1 | 0.7% |