Family Bufonidae · Order Anura
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto: Fukuyama, Ryobu;Fukuyama, Ibuki;Kurita, Takaki;Kojima, Yosuke;Hossman, Mohamad Yazid;Noda, Akihiro;Nishikawa, Kanto
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-66.7% vs 2025
Kodok-buduk Empat-alur (Ingerophrynus quadriporcatus) termasuk dalam famili Bufonidae, ordo Anura, kelas Amphibia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 60 kali di Indonesia, tersebar di 9 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889.
Riau merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 14 catatan (23.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Ingerophrynus quadriporcatus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 9 provinsi, Kodok-buduk Empat-alur memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Riau | 14 | 23.3% |
| 2 | Kalimantan Barat | 8 | 13.3% |
| 3 | Sumatera Utara | 7 | 11.7% |
| 4 | Bengkulu | 6 | 10.0% |
| 5 | Kalimantan Tengah | 4 | 6.7% |
| 6 | Kepulauan Riau | 2 | 3.3% |
| 7 | Sumatera Selatan | 1 | 1.7% |
| 8 | Kalimantan Selatan | 1 | 1.7% |
| 9 | Kalimantan Timur | 1 | 1.7% |
Jumlah catatan observasi Ingerophrynus quadriporcatus di Indonesia per tahun
Ingerophrynus quadriporcatus
Foto: Fukuyama, Ryobu;Fukuyama, Ibuki;Kurita, Takaki;Kojima, Yosuke;Hossman, Mohamad Yazid;Noda, Akihiro;Nishikawa, Kanto
Ingerophrynus quadriporcatus
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Four-ridged Toad | Inggris | Catalogue of Life |
| Greater Malacca Toad | Inggris | Catalogue of Life |
| Kodok-buduk Empat-alur | Indonesia | Catalogue of Life |
| Long-glanded Toad | Inggris | Amphibia-Malaysia |
Kodok-buduk Empat-alur (Ingerophrynus quadriporcatus) telah tercatat di 9 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Riau dengan 14 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 60 catatan observasi Kodok-buduk Empat-alur (Ingerophrynus quadriporcatus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Kodok-buduk Empat-alur memiliki nama ilmiah Ingerophrynus quadriporcatus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Amphibia, Order Anura, Family Bufonidae, Genus Ingerophrynus.
37 titik observasi Ingerophrynus quadriporcatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.