Distribution in Borneo. This species has been broadly recorded from the coastal area of Borneo (Grafe et al. 2010; Inger et al. 2017).
Sumber: New herpetofaunal records from Gunung Mulu National Park and its surrounding areas in Borneo
Family Bufonidae · Order Anura
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto: Fukuyama, Ryobu;Fukuyama, Ibuki;Kurita, Takaki;Kojima, Yosuke;Hossman, Mohamad Yazid;Noda, Akihiro;Nishikawa, Kanto
Otoritas penamaan: (Boulenger, 1887) (1887)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+16.7% vs 2025
Kodok-buduk Empat-alur (Ingerophrynus quadriporcatus) termasuk dalam famili Bufonidae, ordo Anura, kelas Amphibia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 66 kali di Indonesia, tersebar di 9 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889.
Riau merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 19 catatan (28.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Ingerophrynus quadriporcatus menunjukkan peningkatan signifikan (+17%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1889.
Catatan deskriptif tentang Ingerophrynus quadriporcatus dari sumber literatur primer (via GBIF).
Distribution in Borneo. This species has been broadly recorded from the coastal area of Borneo (Grafe et al. 2010; Inger et al. 2017).
Sumber: New herpetofaunal records from Gunung Mulu National Park and its surrounding areas in Borneo
Four-ridged Toad (Figure 4 C) Singapore records. Bufo quadriporcatus — K. K. P. Lim, 1989 b: 170 (Sime Road Forest). — K. Lim, 1989 h: 66. — K. Lim, 1990 b: 12 (Nee Soon Swamp Forest; Sime Road Forest). — K. K. P. Lim & L. M. Chou, 1990: 56. — K. P. Lim & Subharaj, 1991 b: 5 (Sime Road [SRF]). — K. K. P. Lim & C. M. Yang, 1991: 220, 221 (Nee Soon Swamp Forest). — K. K. P. Lim & F. L. K. Lim, 1992: 23, 143. — K. K. P. Lim & Subharaj, 1992: 9 (Sime Road [SRF]). — P. K. L. Ng & K. K. P. Lim, 1992: 260 (Nee Soon Swamp Forest). — E. K. Chua, 1993: 95. — L. M. Chou et al., 1994: 93. — K. P. Lim, 1994: 15 (Thomson Ridge Trail [TRF]). — K. K. P. Lim, 1994: 330. — R. Subaraj et al., 1995: 5 (MacRitchie North [MNF]). — K. Lim et al., 1995: 19 (Lower Peirce East [LPEF]). — T. M. Leong & L. M. Chou, 1997: 99 (Central Catchment Area). — R. C. H. Teo & Rajathurai, 1997: 397 (Nee Soon Range; Thomson Ridge Forest). — Chanard et al., 1999: 13. — T. M. Leong & L. M. Chou, 1999: 92 – 94. — T. M. Leong, 2000: 6. — K. P. Lim & F. L. K. Lim, 2002: 144. — Das & Haas, 2005: 378. — T. M. Leong, 2011: 22, 23.
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Ingerophrynus quadriporcatus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Bufo quadriporcatus | Boulenger, 1887 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Riau | 19 | 28.8% |
| 2 | Kalimantan Barat | 8 | 12.1% |
| 3 | Sumatera Utara | 7 | 10.6% |
| 4 | Bengkulu | 6 | 9.1% |
| 5 | Kalimantan Tengah | 4 | 6.1% |
| 6 | Kepulauan Riau | 2 | 3.0% |
| 7 |
Jumlah catatan observasi Ingerophrynus quadriporcatus di Indonesia per tahun
Ingerophrynus quadriporcatus
Foto: Fukuyama, Ryobu;Fukuyama, Ibuki;Kurita, Takaki;Kojima, Yosuke;Hossman, Mohamad Yazid;Noda, Akihiro;Nishikawa, Kanto
Ingerophrynus quadriporcatus
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Four-ridged Toad | Inggris | Catalogue of Life |
| Greater Malacca Toad | Inggris | Catalogue of Life |
| Kodok-buduk Empat-alur | Indonesia | Catalogue of Life |
| Long-glanded Toad | Inggris | Amphibia Malaysia Datasets |
| ropucha skořicová | ces | Catalogue of Life |
| Колюченогая жаба | rus | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 66 observasi, Riau adalah provinsi dengan catatan Kodok-buduk Empat-alur (Ingerophrynus quadriporcatus) terbanyak — 19 observasi (28.8% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 9 provinsi.
Catatan pertama Kodok-buduk Empat-alur (Ingerophrynus quadriporcatus) di Indonesia tercatat pada tahun 1889. Hingga kini terdapat 66 catatan dari 9 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kodok-buduk Empat-alur (Ingerophrynus quadriporcatus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Ingerophrynus quadriporcatus dikenal dengan beberapa nama lokal: Kodok-buduk Empat-alur. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Ingerophrynus quadriporcatus memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Bufo quadriporcatus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Ingerophrynus quadriporcatus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Amphibia, Order Anura, Family Bufonidae, Genus Ingerophrynus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Boulenger, 1887).
| Sumatera Selatan |
| 1 |
| 1.5% |
| 8 | Kalimantan Selatan | 1 | 1.5% |
| 9 | Kalimantan Timur | 1 | 1.5% |
42 titik observasi Ingerophrynus quadriporcatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.