Family Tarsiidae · Order Primates
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Russell A. Mittermeier;Anthony B. Rylands;Don E. Wilson
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-88.9% vs 1939
Eastern Tarsier (Tarsius tarsier) termasuk dalam famili Tarsiidae, ordo Primates, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 93 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1861.
Sulawesi Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 5 catatan (5.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Tarsius tarsier sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan catatan hanya di 4 provinsi, pemahaman tentang persebaran aktual Eastern Tarsier di Indonesia masih memerlukan survei lapangan lebih lanjut.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Utara | 5 | 5.4% |
| 2 | Sulawesi Selatan | 2 | 2.2% |
| 3 | Sulawesi Tengah | 1 | 1.1% |
| 4 | Maluku | 1 | 1.1% |
Jumlah catatan observasi Tarsius tarsier di Indonesia per tahun
Tarsius tarsier
Foto: Russell A. Mittermeier;Anthony B. Rylands;Don E. Wilson
Tarsius tarsier
Foto: Russell A. Mittermeier;Anthony B. Rylands;Don E. Wilson
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Eastern Tarsier | Inggris | Catalogue of Life |
| Selayar Tarsier | Inggris | Catalogue of Life |
| Selayar-Koboldmaki | Jerman | Catalogue of Life |
| Spectral Tarsier | Inggris | Catalogue of Life |
| Sulawesi Tarsier | Inggris | Catalogue of Life |
| Tarsero de Selayar | - | Tarsiidae |
| Tarsier de Selayar | Prancis | Catalogue of Life |
| Tarsier des Célèbes | Prancis | Catalogue of Life |
Eastern Tarsier (Tarsius tarsier) telah tercatat di 4 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Sulawesi Utara dengan 5 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 93 catatan observasi Eastern Tarsier (Tarsius tarsier) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1861. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Eastern Tarsier memiliki nama ilmiah Tarsius tarsier. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Primates, Family Tarsiidae, Genus Tarsius.
19 titik observasi Tarsius tarsier di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.