Family Colubridae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Otoritas penamaan: (Cantor, 1847) (1847)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Cantor. T. E. Catalogue of reptiles inhabiting the Malayan Peninsula and Islands.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-50.0% vs 2024
Malayan Brown Snake (Xenelaphis hexagonotus) termasuk dalam famili Colubridae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 32 kali di Indonesia, tersebar di 7 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1880.
Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 3 catatan (9.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Xenelaphis hexagonotus menunjukkan penurunan signifikan (-50%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1880.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Xenelaphis hexagonotus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Coluber hexagonotus | Cantor, 1847 | SYNONYM |
| Coluber hexahonotus | Cantor, 1847 | SYNONYM |
| Coryphodon sub-lutescens | Duméril, Bibron & Duméril, 1854 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Tengah | 3 | 9.4% |
| 2 | Sumatera Selatan | 2 | 6.3% |
| 3 | Kepulauan Riau | 2 | 6.3% |
| 4 | Aceh | 1 | 3.1% |
| 5 | Sumatera Barat | 1 | 3.1% |
| 6 | Riau | 1 | 3.1% |
| 7 | Kalimantan Selatan | 1 | 3.1% |
Jumlah catatan observasi Xenelaphis hexagonotus di Indonesia per tahun
Xenelaphis hexagonotus
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Braunnatter | Jerman | Catalogue of Life |
| Malayan Brown Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| Malaysian Brown Snake | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Sunda-brunsnog | dan | Catalogue of Life |
| งูควนขนุน | tha | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 32 observasi, Kalimantan Tengah adalah provinsi dengan catatan Malayan Brown Snake (Xenelaphis hexagonotus) terbanyak — 3 observasi (9.4% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 7 provinsi.
Catatan pertama Malayan Brown Snake (Xenelaphis hexagonotus) di Indonesia tercatat pada tahun 1880. Hingga kini terdapat 32 catatan dari 7 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Malayan Brown Snake (Xenelaphis hexagonotus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Xenelaphis hexagonotus memiliki 3 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Coluber hexagonotus, Coluber hexahonotus, Coryphodon sub-lutescens. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Xenelaphis hexagonotus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Colubridae, Genus Xenelaphis. Spesies ini dideskripsikan oleh (Cantor, 1847).
10 titik observasi Xenelaphis hexagonotus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.