Family Cornaceae · Order Cornales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Otoritas penamaan: (Blume) Wangerin
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): VU Rentan
Dipublikasikan dalam: Beibl. Bot. Jahrb. Syst. 86: 61 (1906)
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-50.0% vs 2013
Kilalayu (Alangium villosum) termasuk dalam famili Cornaceae, ordo Cornales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 91 kali di Indonesia, tersebar di 5 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889.
Maluku Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 10 catatan (11.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Alangium villosum menunjukkan penurunan signifikan (-50%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1889.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Alangium villosum dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Alangium villosum salaccense | (Koord. & Valeton) Bloemb. | SYNONYM |
| Alangium villosum villosum | — | SYNONYM |
| Alangium villosum javanicum | Bloemb. | SYNONYM |
| Alangium zollingeri | Baill. | SYNONYM |
| Karangolum zollingeri | (Baill.) Kuntze | SYNONYM |
| Marlea villosa | (Blume) Kurz | SYNONYM |
| Marlea vitiensis salaccensis | Koord. & Valeton | SYNONYM |
| Styrax villosus | Blume | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku Utara | 10 | 11.0% |
| 2 | Nusa Tenggara Timur | 3 | 3.3% |
| 3 | Jawa Timur | 2 | 2.2% |
| 4 | Jambi | 1 | 1.1% |
| 5 | Maluku | 1 | 1.1% |
Jumlah catatan observasi Alangium villosum di Indonesia per tahun
Alangium villosum
Foto: Royal Botanic Gardens, Kew
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Alangium villosum
Foto: Naturalis Biodiversity Center
http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Black Muskheart | Inggris | Catalogue of Life |
| Kilalayu | Indonesia | Catalogue of Life |
| Kitamiang | Indonesia | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 91 observasi, Maluku Utara adalah provinsi dengan catatan Kilalayu (Alangium villosum) terbanyak — 10 observasi (11.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 5 provinsi.
Catatan pertama Kilalayu (Alangium villosum) di Indonesia tercatat pada tahun 1889. Hingga kini terdapat 91 catatan dari 5 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kilalayu (Alangium villosum) berstatus "Rentan" (kode VU). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Alangium villosum dikenal dengan beberapa nama lokal: Kilalayu, Kitamiang. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Alangium villosum memiliki 8 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Alangium villosum salaccense, Alangium villosum villosum, Alangium villosum javanicum. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Alangium villosum diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Cornales, Family Cornaceae, Genus Alangium. Spesies ini dideskripsikan oleh (Blume) Wangerin.
8 titik observasi Alangium villosum di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.