Family Viperidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: muhammadalfarizi | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: (Kuhl, 1824) (1824)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Kuhl, H. Sur les reptiles de Java.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-53.3% vs 2025
Bandotan Tanah (Calloselasma rhodostoma) termasuk dalam famili Viperidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 253 kali di Indonesia, tersebar di 6 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1829.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 45 catatan (17.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Calloselasma rhodostoma menunjukkan penurunan signifikan (-53%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1829.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Calloselasma rhodostoma dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Ancistrodon annamensis | Angel, 1933 | SYNONYM |
| Calloselasma rhodostoma | (Boie, 1827) | SYNONYM |
| Calloselasma rhodostoma annamensis | (Angel, 1933) | SYNONYM |
| Trigonocephalus rhodostoma | Boie, 1827 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 45 | 17.8% |
| 2 | Jawa Timur | 13 | 5.1% |
| 3 | Jawa Tengah | 12 | 4.7% |
| 4 | Banten | 11 | 4.3% |
| 5 | DI Yogyakarta | 4 | 1.6% |
| 6 | Kalimantan Barat | 1 | 0.4% |
Jumlah catatan observasi Calloselasma rhodostoma di Indonesia per tahun
Calloselasma rhodostoma
Foto: muhammadalfarizi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: M. Gilang K.F
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: M. Gilang K.F
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: M. Gilang K.F
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: M. Gilang K.F
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: M. Gilang K.F
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: M. Gilang K.F
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: Melia Fathika Rochmah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: Briyan Dimas Prabowo
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: Briyan Dimas Prabowo
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: Damar
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Calloselasma rhodostoma
Foto: Dewanto Agung
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Bandotan Tanah | Indonesia | Catalogue of Life |
| Malaiische Mokassin-Grubenotter | Jerman | Catalogue of Life |
| Malayan Pit Viper | Inggris | Reptilia.my |
| Malayisk Mokkasinslange | dan | Catalogue of Life |
| Oray Taneuh | Sunda | Catalogue of Life |
| Rắn lục nưa | vie | Catalogue of Life |
| Vipera malese | Italia | Catalogue of Life |
| maláj vörösszájú mokaszinkígyó | hun | Catalogue of Life |
| ngu tüng chāng | tha | Catalogue of Life |
| ngu tüng kabā | tha | Catalogue of Life |
| ploskolebec plantážní | ces | Catalogue of Life |
| งูกะปะ | tha | Catalogue of Life |
| ກະບາ | lao | Catalogue of Life |
| ពស់ ពព្លាក់ | khm | Catalogue of Life |
| ពស់ពព្លាក់ភ្នំខ្លួនខ្លី | khm | Checklist of extant species recorded in Chhaeb Wildlife Sanctuary, Cambodia |
| マレーマムシ | Jepang | Catalogue of Life |
| 馬來蝮蛇 | Mandarin | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 253 observasi, Jawa Barat adalah provinsi dengan catatan Bandotan Tanah (Calloselasma rhodostoma) terbanyak — 45 observasi (17.8% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 6 provinsi.
Catatan pertama Bandotan Tanah (Calloselasma rhodostoma) di Indonesia tercatat pada tahun 1829. Hingga kini terdapat 253 catatan dari 6 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Bandotan Tanah (Calloselasma rhodostoma) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Calloselasma rhodostoma dikenal dengan beberapa nama lokal: Bandotan Tanah. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Calloselasma rhodostoma memiliki 4 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Ancistrodon annamensis, Calloselasma rhodostoma, Calloselasma rhodostoma annamensis. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Calloselasma rhodostoma diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Viperidae, Genus Calloselasma. Spesies ini dideskripsikan oleh (Kuhl, 1824).
98 titik observasi Calloselasma rhodostoma di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.