Family Geoemydidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-36.8% vs 2024
Spiny Terrapin (Heosemys spinosa) termasuk dalam famili Geoemydidae, kelas Testudines. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 124 kali di Indonesia, tersebar di 13 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1837.
Sumatera Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 24 catatan (19.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Heosemys spinosa sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 13 provinsi, Spiny Terrapin memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sumatera Utara | 24 | 19.4% |
| 2 | Kalimantan Barat | 9 | 7.3% |
| 3 | Kalimantan Tengah | 9 | 7.3% |
| 4 | Riau | 7 | 5.6% |
| 5 | Kepulauan Riau | 4 | 3.2% |
| 6 | Kalimantan Timur | 4 | 3.2% |
| 7 | Aceh | 3 | 2.4% |
| 8 | Lampung | 3 | 2.4% |
| 9 | Sumatera Selatan | 2 | 1.6% |
| 10 | Bengkulu | 2 | 1.6% |
| 11 | Sumatera Barat | 1 | 0.8% |
| 12 | Kepulauan Bangka Belitung | 1 | 0.8% |
| 13 | Kalimantan Utara | 1 | 0.8% |
Jumlah catatan observasi Heosemys spinosa di Indonesia per tahun
Heosemys spinosa
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Spiny Terrapin | Inggris | Catalogue of Life |
| Spiny Turtle | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Spiny turtle | Inggris | Catalogue of Life |
| Stachelrandschildkröte | Jerman | Catalogue of Life |
| Sunburst Turtle | Inggris | Catalogue of Life |
Spiny Terrapin (Heosemys spinosa) telah tercatat di 13 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Sumatera Utara dengan 24 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 124 catatan observasi Spiny Terrapin (Heosemys spinosa) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1837. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Spiny Terrapin memiliki nama ilmiah Heosemys spinosa. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Testudines, Family Geoemydidae, Genus Heosemys.
69 titik observasi Heosemys spinosa di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.