Harimau (Panthera tigris) termasuk dalam famili Felidae, ordo Carnivora, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 365 kali di Indonesia, tersebar di 8 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1870.
Lampung merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 15 catatan (4.1% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Panthera tigris relatif stabil pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1870.
Informasi Tambahan
Catatan deskriptif tentang Panthera tigris dari sumber literatur primer (via GBIF).
Distribusieng
Range: The original distribution of the tiger ranged over all the Korean Peninsula. The population declined significantly during the Japanese incursion (1910 – 1945). Whether tigers remain in South Korea has been the subject of much discussion. Although some mammalogists believe that a few individuals might remain around Mt. Baekdu, no hard evidence has confirmed their presence (Fig. 52). American soldiers reported tigers in the demilitarized zone (DMZ), even white tigers, but these purported sightings lack supporting evidence (Brady 2008). Although Kim et al. (2015) reported tigers in Mt. Baekdu, the supporting evidence for tigers in North Korea is currently lacking.
Sumber: Mammals of Korea: a review of their taxonomy, distribution and conservation status
Distribusieng
Distribution: Bangladesh, Bhutan, China, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Nepal, Russia and Thailand. In Myanmar, recorded in Kachin State (Hukaung Valley WS), Sagaing Region (Htamanthi WS), Kayin and Tanintharyi Region (Myinmoletkat Mountain Area, Htaung Pru RF and Proposed Lenya NP) (Grindley 2019; Moo et al. 2017; Zaw et al. 2014).
Sumber: Mammals of Myanmar: an annotated checklist
Konservasieng
Conservation: CITES – Appendix I; U. S. ESA – Endangered; IUCN – Extict as P. t. balica, P. t. sondaica, and P. t. virgata, Critically Endangered as P. t. altaica, P. t. amoyensis, and P. t. sumatrae, otherwise Endangered.
Sumber: Order Carnivora
Sinonim Ilmiah
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Panthera tigris dalam literatur taksonomi.
Jumlah catatan observasi Panthera tigris di Indonesia per tahun
Galeri Foto
Panthera tigris
Foto: Jo, Yeong-Seok;Baccus, John T.;Koprowski, John L.
Panthera tigris
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
Nama Vernakular
Nama
Bahasa
Sumber
Aksel
-
Catalogue of Life
Azjacczi tigris
-
Catalogue of Life
Baagh
hin
Catalogue of Life
Bagh
Inggris
Felidae
Bāgha
nep
Catalogue of Life
Chui milia
swa
Catalogue of Life
Cọp
vie
Catalogue of Life
Gaplaň
tuk
Catalogue of Life
Guk
zha
Catalogue of Life
Pertanyaan Umum
Berdasarkan data 365 observasi, Lampung adalah provinsi dengan catatan Harimau (Panthera tigris) terbanyak — 15 observasi (4.1% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 8 provinsi.
Catatan pertama Harimau (Panthera tigris) di Indonesia tercatat pada tahun 1870. Hingga kini terdapat 365 catatan dari 8 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Harimau (Panthera tigris) berstatus "Terancam Punah" (kode EN). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Panthera tigris dikenal dengan beberapa nama lokal: Harimau. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Panthera tigris memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Felis tigris. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Panthera tigris diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Carnivora, Family Felidae, Genus Panthera. Spesies ini dideskripsikan oleh (Linnaeus, 1758).
Distribusi
eng
Distribution: Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Indonesia (Sumatra only), Laos, Malaysia, Burma, Nepal, Russia, Vietnam. Recently extinct in: Afghanistan, Georgia, Bali, Java, Iran, Iraq, Kazakhstan, North Korea, Kyrgyzstan, Pakistan, Singapore, Tajikistan, Thailand, Turkmenistan, Uzbekistan.
Sumber: Order Carnivora
Konservasieng
STATUS: CITES - Appendix I; U. S. ESA and IUCN - Endangered.
Sumber: Order Carnivora
Distribusieng
DISTRIBUTION: Bangladesh, Bhutan, Burma, China, Laos, India, Indonesia (Sumatra), Korea, Malaysia, Nepal, Thailand, Vietnam, and republics of the former USSR. Formerly found in Afghanistan, Pakistan, Iran, and Indonesia (Java and Bali).