Family Geoemydidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+40.0% vs 2024
Black Marsh Turtle (Siebenrockiella crassicollis) termasuk dalam famili Geoemydidae, kelas Testudines. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 57 kali di Indonesia, tersebar di 10 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1909.
Jambi merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 9 catatan (15.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Siebenrockiella crassicollis sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 10 provinsi, Black Marsh Turtle memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jambi | 9 | 15.8% |
| 2 | Kalimantan Barat | 9 | 15.8% |
| 3 | Riau | 3 | 5.3% |
| 4 | Sumatera Selatan | 3 | 5.3% |
| 5 | Kalimantan Tengah | 3 | 5.3% |
| 6 | Kalimantan Selatan | 3 | 5.3% |
| 7 | Sumatera Utara | 1 | 1.8% |
| 8 | Lampung | 1 | 1.8% |
| 9 | Jawa Barat | 1 | 1.8% |
| 10 | Banten | 1 | 1.8% |
Jumlah catatan observasi Siebenrockiella crassicollis di Indonesia per tahun
Siebenrockiella crassicollis
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Black Marsh Turtle | Inggris | Catalogue of Life |
| Dickhalsschildkröte | Jerman | Catalogue of Life |
| Siamese Temple Turtle | Inggris | Catalogue of Life |
| អណ្តើកកែ្អកខ្មៅ | khm | Checklist of extant species recorded in Chhaeb Wildlife Sanctuary, Cambodia |
Black Marsh Turtle (Siebenrockiella crassicollis) telah tercatat di 10 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Jambi dengan 9 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 57 catatan observasi Black Marsh Turtle (Siebenrockiella crassicollis) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1909. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Black Marsh Turtle memiliki nama ilmiah Siebenrockiella crassicollis. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Testudines, Family Geoemydidae, Genus Siebenrockiella.
41 titik observasi Siebenrockiella crassicollis di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.