Family Scincidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: (Boulenger, 1897) (1897)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): VU Rentan
Dipublikasikan dalam: Boulenger, G. A. A catalogue of the reptiles and batrachians of Celebes with special reference to the collections made by Drs P & F Sarasin in 1893-1896.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 2007
Tytthoscincus parvus (Tytthoscincus parvus) termasuk dalam famili Scincidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 67 kali di Indonesia, tersebar di 5 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 2004.
Sulawesi Selatan merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 20 catatan (29.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Tytthoscincus parvus relatif stabil pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 2004.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Tytthoscincus parvus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Lygosoma parvum | Boulenger, 1897 | SYNONYM |
| Sphenomorphus parvus | (Boulenger, 1897) | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Selatan | 20 | 29.9% |
| 2 | Sulawesi Tenggara | 18 | 26.9% |
| 3 | Sulawesi Tengah | 17 | 25.4% |
| 4 | Sulawesi Barat | 7 | 10.4% |
| 5 | Gorontalo | 3 | 4.5% |
Jumlah catatan observasi Tytthoscincus parvus di Indonesia per tahun
Berdasarkan data 67 observasi, Sulawesi Selatan adalah provinsi dengan catatan Tytthoscincus parvus (Tytthoscincus parvus) terbanyak — 20 observasi (29.9% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 5 provinsi.
Catatan pertama Tytthoscincus parvus (Tytthoscincus parvus) di Indonesia tercatat pada tahun 2004. Hingga kini terdapat 67 catatan dari 5 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Tytthoscincus parvus (Tytthoscincus parvus) berstatus "Rentan" (kode VU). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Tytthoscincus parvus memiliki 2 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Lygosoma parvum, Sphenomorphus parvus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Tytthoscincus parvus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Scincidae, Genus Tytthoscincus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Boulenger, 1897).
65 titik observasi Tytthoscincus parvus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.