Family Nymphalidae · Order Lepidoptera
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
40 titik observasi Polyura moori di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Isa Betancourt | http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/
Otoritas penamaan: (Distant, 1883) (1883)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NE Belum Dievaluasi
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+100.0% vs 2022
Malayan Nawab (Polyura moori) termasuk dalam famili Nymphalidae, ordo Lepidoptera, kelas Insecta. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 55 kali di Indonesia, tersebar di 10 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1931.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 14 catatan (25.5% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Polyura moori menunjukkan peningkatan signifikan (+100%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1931.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Polyura moori dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Charaxes moori | Distant, 1883 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 14 | 25.5% |
| 2 | Sumatera Utara | 8 | 14.5% |
| 3 | DKI Jakarta | 2 | 3.6% |
| 4 | Kalimantan Timur | 2 | 3.6% |
| 5 | Aceh | 1 | 1.8% |
| 6 | Sumatera Barat | 1 | 1.8% |
| 7 |
Jumlah catatan observasi Polyura moori di Indonesia per tahun
Polyura moori
Foto: Isa Betancourt
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/Polyura moori
Foto: Inaya Rizqi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Polyura moori
Foto: Joseph Marvin Jansen
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Polyura moori
Foto: Desita Dyah D A Kusumaningrum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Polyura moori
Foto: Desita Dyah D A Kusumaningrum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Polyura moori
Foto: Desita Dyah D A Kusumaningrum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Polyura moori
Foto: Haryadi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Polyura moori
Foto: Mike Steinmann
http://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0/Polyura moori
Foto: Mike Steinmann
http://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0/Polyura moori
Foto: Naturalis Biodiversity Center
http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/Polyura moori
Foto: © President and Fellows of Harvard College
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/3.0/Polyura moori
Foto: © President and Fellows of Harvard College
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/3.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Malayan Nawab | Inggris | Catalogue of Life |
| ผีเสื้อม้าเขียวมลายู | tha | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 55 observasi, Jawa Barat adalah provinsi dengan catatan Malayan Nawab (Polyura moori) terbanyak — 14 observasi (25.5% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 10 provinsi.
Catatan pertama Malayan Nawab (Polyura moori) di Indonesia tercatat pada tahun 1931. Hingga kini terdapat 55 catatan dari 10 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Ya, Polyura moori memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Charaxes moori. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Polyura moori diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Arthropoda, Class Insecta, Order Lepidoptera, Family Nymphalidae, Genus Polyura. Spesies ini dideskripsikan oleh (Distant, 1883).
| Jawa Tengah |
| 1 |
| 1.8% |
| 8 | Jawa Timur | 1 | 1.8% |
| 9 | Kalimantan Barat | 1 | 1.8% |
| 10 | Kalimantan Tengah | 1 | 1.8% |