Sulawesi, Bangka, Lembeh, Butung, Togian, and Banggai islands
Sumber: The Clements Checklist
Family Sturnidae · Order Passeriformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Timothy E Myer | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: (Latham, 1802) (1802)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-60.0% vs 2025
Jalak tunggir-merah (Scissirostrum dubium) termasuk dalam famili Sturnidae, ordo Passeriformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 692 kali di Indonesia, tersebar di 7 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1863.
Sulawesi Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 89 catatan (12.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Scissirostrum dubium menunjukkan penurunan signifikan (-60%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1863.
Catatan deskriptif tentang Scissirostrum dubium dari sumber literatur primer (via GBIF).
Sulawesi, Bangka, Lembeh, Butung, Togian, and Banggai islands
Sumber: The Clements Checklist
Breeding regions are AU. Breeding subregions are Sulawesi and satellites.
Sumber: IOC World Bird List, v
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Utara | 89 | 12.9% |
| 2 | Sulawesi Tengah | 31 | 4.5% |
| 3 | Sulawesi Tenggara | 8 | 1.2% |
| 4 | Sulawesi Selatan | 7 | 1.0% |
| 5 | Gorontalo | 7 | 1.0% |
| 6 | Jawa Barat | 3 | 0.4% |
| 7 | Bali | 2 | 0.3% |
Jumlah catatan observasi Scissirostrum dubium di Indonesia per tahun
Scissirostrum dubium
Foto: Timothy E Myer
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: Timothy E Myer
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: Pengoline
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: Pengoline
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: Yash Bhagwanji
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: billyschofield
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: billyschofield
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: nosillaronnoc
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: bewambay
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: angelinbotanico
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: anggun ludhfiyah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Scissirostrum dubium
Foto: anggun ludhfiyah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Dikbeka minao | epo | Catalogue of Life |
| Estornino culipinto | Spanyol | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Finch-billed Myna | Inggris | The Clements Checklist |
| Finkenschnabelstar | Jerman | Catalogue of Life |
| Grosbeak Myna | Inggris | Catalogue of Life |
| Grosbeak Starling | Inggris | Catalogue of Life |
| Jalak tunggir-merah | Indonesia | Catalogue of Life |
| Kocabaş Çiğdecisi | tur | Catalogue of Life |
| Maina fringillina | Italia | Catalogue of Life |
| Roodstuitspreeuw | Belanda | Catalogue of Life |
| Scissirostre des Célèbes | Prancis | Catalogue of Life |
| Scissor-billed Starling | Inggris | Catalogue of Life |
| Smalnæbsstær | - | Catalogue of Life |
| Storno beccogrosso | Italia | Catalogue of Life |
| celebesinkottarainen | fin | Catalogue of Life |
| debelokljuni čvorak | hrv | Catalogue of Life |
| didžiasnapis varnėnas | lit | Catalogue of Life |
| dikbeka majno | epo | Catalogue of Life |
| drudwen ylfinbraff | cym | Catalogue of Life |
| estornell picot | cat | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 692 observasi, Sulawesi Utara adalah provinsi dengan catatan Jalak tunggir-merah (Scissirostrum dubium) terbanyak — 89 observasi (12.9% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 7 provinsi.
Catatan pertama Jalak tunggir-merah (Scissirostrum dubium) di Indonesia tercatat pada tahun 1863. Hingga kini terdapat 692 catatan dari 7 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Jalak tunggir-merah (Scissirostrum dubium) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Scissirostrum dubium dikenal dengan beberapa nama lokal: Jalak tunggir-merah. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Scissirostrum dubium diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Passeriformes, Family Sturnidae, Genus Scissirostrum. Spesies ini dideskripsikan oleh (Latham, 1802).
150 titik observasi Scissirostrum dubium di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.