(Figure 6 H; Upper Seletar Reservoir Park)
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Family Ranidae · Order Anura
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
150 titik observasi Pulchrana baramica di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Otoritas penamaan: (Boettger, 1900) (1900)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-95.2% vs 2025
Kongkang baram (Pulchrana baramica) termasuk dalam famili Ranidae, ordo Anura, kelas Amphibia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 191 kali di Indonesia, tersebar di 16 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1880.
Riau merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 42 catatan (22.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Pulchrana baramica menunjukkan penurunan signifikan (-95%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1880.
Catatan deskriptif tentang Pulchrana baramica dari sumber literatur primer (via GBIF).
(Figure 6 H; Upper Seletar Reservoir Park)
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Pulchrana baramica dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Hylarana baramica | (Boettger, 1900) | SYNONYM |
| Rana baramica | Boettger, 1900 | SYNONYM |
| Rana cryptica | Kiew, 1984 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Riau | 42 | 22.0% |
| 2 | Kalimantan Tengah | 32 | 16.8% |
| 3 | Sumatera Utara | 22 | 11.5% |
| 4 | Kalimantan Barat | 18 | 9.4% |
| 5 | Kalimantan Timur | 18 | 9.4% |
| 6 | Jambi | 15 | 7.9% |
| 7 |
Jumlah catatan observasi Pulchrana baramica di Indonesia per tahun
Pulchrana baramica
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Baram River Frog | Inggris | The IUCN Red List of Threatened Species |
| Brown Marsh Frog | Inggris | The IUCN Red List of Threatened Species |
| Kongkang baram | Indonesia | The IUCN Red List of Threatened Species |
Berdasarkan data 191 observasi, Riau adalah provinsi dengan catatan Kongkang baram (Pulchrana baramica) terbanyak — 42 observasi (22.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 16 provinsi.
Catatan pertama Kongkang baram (Pulchrana baramica) di Indonesia tercatat pada tahun 1880. Hingga kini terdapat 191 catatan dari 16 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kongkang baram (Pulchrana baramica) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Pulchrana baramica dikenal dengan beberapa nama lokal: Kongkang baram. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Pulchrana baramica memiliki 3 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Hylarana baramica, Rana baramica, Rana cryptica. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Pulchrana baramica diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Amphibia, Order Anura, Family Ranidae, Genus Pulchrana. Spesies ini dideskripsikan oleh (Boettger, 1900).
| Sumatera Selatan |
| 7 |
| 3.7% |
| 8 | Kepulauan Bangka Belitung | 6 | 3.1% |
| 9 | Sumatera Barat | 5 | 2.6% |
| 10 | Jawa Barat | 5 | 2.6% |
| 11 | Bengkulu | 1 | 0.5% |
| 12 | Lampung | 1 | 0.5% |
| 13 | Kepulauan Riau | 1 | 0.5% |
| 14 | Banten | 1 | 0.5% |
| 15 | Kalimantan Selatan | 1 | 0.5% |
| 16 | Kalimantan Utara | 1 | 0.5% |