IUCN conservation status. Least Concern [2010].
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Family Homalopsidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Otoritas penamaan: (Schneider, 1799) (1799)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Schneider, J. G. Historiae Amphibiorum narturalis et literariae. Fasciculus primus, continens Ranas. Calamitas, Bufones, Salamandras et Hydros.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-27.8% vs 2025
Ular Air Pelangi (Enhydris enhydris) termasuk dalam famili Homalopsidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 242 kali di Indonesia, tersebar di 15 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1846.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 64 catatan (26.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Enhydris enhydris menunjukkan penurunan signifikan (-28%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1846.
Catatan deskriptif tentang Enhydris enhydris dari sumber literatur primer (via GBIF).
IUCN conservation status. Least Concern [2010].
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Rainbow Water Snake (Figure 24 A; Sungei Kadut Drive)
Sumber: Singapore’s herpetofauna: updated and annotated checklist, history, conservation, and distribution
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Enhydris enhydris dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Coluber aer | (H.Boie, 1826) | SYNONYM |
| Coluber pythonissa | Daudin, 1803 | SYNONYM |
| Enhydris caerulea | Latreille In Sonnini & Latreille, 1801 | SYNONYM |
| Homalopsis aer | Boie, 1827 | SYNONYM |
| Homalopsis enhydris | (Schneider, 1799) | SYNONYM |
| Hydrus atrocaeruleus | Shaw, 1802 | SYNONYM |
| Hydrus enhydris | Schneider, 1799 | SYNONYM |
| Hypsirhina aer | (H.Boie, 1826) | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 64 | 26.4% |
| 2 | Jawa Tengah | 58 | 24.0% |
| 3 | DKI Jakarta | 8 | 3.3% |
| 4 | Jawa Timur | 6 | 2.5% |
| 5 | Riau | 5 | 2.1% |
| 6 | Sumatera Selatan | 5 | 2.1% |
| 7 |
Jumlah catatan observasi Enhydris enhydris di Indonesia per tahun
Enhydris enhydris
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Common Smooth Water Snake | Inggris | Saidabad Water Treatment Plant Project, Phase III |
| Gestreifte Wassertrugnatter | Jerman | Catalogue of Life |
| Mieliznówka tęczowa | pol | Catalogue of Life |
| Paina shap | Inggris | ENVIRONMENTAL IMPACT ASSESSMENT (EIA) OF WORLD BANK FINANCED SIDDHIRGANJ 450 MW COMBINED CYCLE POWER PLANT (CCPP) PROJECT SIDDHIRGANJ, NARAYANGAJ |
| Rainbow Mud Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| Rainbow Water Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| Serpiente de lodo arcoíris | Spanyol | Catalogue of Life |
| Smooth Water Snake | Inggris | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 242 observasi, Jawa Barat adalah provinsi dengan catatan Ular Air Pelangi (Enhydris enhydris) terbanyak — 64 observasi (26.4% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 15 provinsi.
Catatan pertama Ular Air Pelangi (Enhydris enhydris) di Indonesia tercatat pada tahun 1846. Hingga kini terdapat 242 catatan dari 15 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Ular Air Pelangi (Enhydris enhydris) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Enhydris enhydris dikenal dengan beberapa nama lokal: Ular Air Pelangi. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Enhydris enhydris memiliki 11 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Coluber aer, Coluber pythonissa, Enhydris caerulea. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Enhydris enhydris diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Homalopsidae, Genus Enhydris. Spesies ini dideskripsikan oleh (Schneider, 1799).
| Hypsirhina bilineata | Gray, 1842 | SYNONYM |
| Hypsirhina enhydris | (Schneider, 1799) | SYNONYM |
| Hypsirhina furcata | Gray, 1842 | SYNONYM |
| Kalimantan Barat |
| 4 |
| 1.7% |
| 8 | Jambi | 3 | 1.2% |
| 9 | DI Yogyakarta | 2 | 0.8% |
| 10 | Banten | 2 | 0.8% |
| 11 | Kalimantan Tengah | 2 | 0.8% |
| 12 | Lampung | 1 | 0.4% |
| 13 | Kepulauan Bangka Belitung | 1 | 0.4% |
| 14 | Bali | 1 | 0.4% |
| 15 | Kalimantan Timur | 1 | 0.4% |
| Stribet Muddersnog | dan | Catalogue of Life |
| Striped Water Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| Ular Air Pelangi | Indonesia | Catalogue of Life |
| งูสายรุ้ง | tha | Catalogue of Life |
| 彩虹水蛇 | Mandarin | Catalogue of Life |
133 titik observasi Enhydris enhydris di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.