Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Peta Sebaran Observasi
150 titik observasi Hipposideros larvatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
Klasifikasi Taksonomi
KingdomAnimalia
PhylumChordata
ClassMammalia
OrderChiroptera
FamilyHipposideridae
GenusHipposideros
SpeciesHipposideros larvatus
Otoritas penamaan: (Horsfield, 1823) (1823)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LCRisiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Zool. Res. Java vol.6 p.Rhinolophus larvatus, pl. and 10 unno. pp
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+400.0% vs 2024
Barong Horsfield (Hipposideros larvatus) termasuk dalam famili Hipposideridae, ordo Chiroptera, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 1.050 kali di Indonesia, tersebar di 13 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1893.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 55 catatan (5.2% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Hipposideros larvatus menunjukkan peningkatan signifikan (+400%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1893.
Informasi Tambahan
Catatan deskriptif tentang Hipposideros larvatus dari sumber literatur primer (via GBIF).
Distribusieng
New records Lampung Province: Kuyung Arang Village, Pemerihan Village, Sridadi cave, Sukaraja Forest, Sukaraja Village, Sumber Rejo Village, Way Canguk Forest.
Sumber: A recent bat survey reveals Bukit Barisan Selatan Landscape as a chiropteran diversity hotspot in Sumatra
Distribusieng
Previous records from Sumatra North Sumatra Province: a cave near Sipegeh (Whitten et al., 2000); and throughout Sumatra by van Strien (1996).
Sumber: A recent bat survey reveals Bukit Barisan Selatan Landscape as a chiropteran diversity hotspot in Sumatra
Konservasieng
Conservation: IUCN 2003 and IUCN / SSC Action Plan (2001) – Lower Risk (lc).
Sumber: Order Chiroptera - Family Hipposideridae
Distribusieng
Distribution: N and E India and Bangladesh; Yunnan, Kwangsi and Hainan (China); Burma, Thailand, Cambodia, Laos, and Vietnam; W Malaysia to Sumatra, Java, Borneo, and adjacent small islands including Kangean Isls (Indonesia).
Jumlah catatan observasi Hipposideros larvatus di Indonesia per tahun
Galeri Foto
Hipposideros larvatus
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
Hipposideros larvatus
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
Hipposideros larvatus
Foto: Cook-Price, Dawn R.;Petko, Olga N.;Makchai, Sunchai;Artchawakom, Taksin;Suwanwaree, Pongthep
Hipposideros larvatus
Foto: Thomas, Nikky M.;Duckworth, J. W.;Douangboubpha, Bounsavane;Williams, Meredith;Francis, Charles M.
Nama Vernakular
Nama
Bahasa
Sumber
Barong Horsfield
Indonesia
Catalogue of Life
Grande Phyllorine
Prancis
Catalogue of Life
Hiposidérido de Horsfield
-
Hipposideridae
Horsfield's Leaf-nosed Bat
Inggris
Integrated Taxonomic Information System (ITIS)
Horsfield-Rundblattnase I Spanish
Jerman
Catalogue of Life
Horsfieldrundblattnase
Jerman
Catalogue of Life
Horsfield’s Leaf-nosed Bat
Inggris
Catalogue of Life
Horsfield’s Roundleaf Bat
Inggris
Hipposideridae
Intermediat Roundleaf Bat
Pertanyaan Umum
Berdasarkan data 1.050 observasi, Jawa Barat adalah provinsi dengan catatan Barong Horsfield (Hipposideros larvatus) terbanyak — 55 observasi (5.2% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 13 provinsi.
Catatan pertama Barong Horsfield (Hipposideros larvatus) di Indonesia tercatat pada tahun 1893. Hingga kini terdapat 1.050 catatan dari 13 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Barong Horsfield (Hipposideros larvatus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Hipposideros larvatus dikenal dengan beberapa nama lokal: Barong Horsfield. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Hipposideros larvatus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Chiroptera, Family Hipposideridae, Genus Hipposideros. Spesies ini dideskripsikan oleh (Horsfield, 1823).
Distribusi
eng
Sarawak: Kuching (Payne et al., 2000); Bau limestone formations (Mohd-Azlan et al., 2005). WestKal: Betung Kerihun NP (Hariuchi, 1999); Gunung Kenepai (Payne et al., 2000); Gunung Niut NR (Colijn, 2005); Gunung Palung NP (MZB). South- Kal: Sungai Pangalahan, Sungai Pasir (Payne et al., 2000). EastKal: International Tropical Timber logging concession, Liang Lusan cave (Yasuma, 1994); Sungai Lesan PF (M. J. Struebig, unpublished data).
Sumber: Bats of the Sangkulirang limestone karst formations, East Kalimantan - a priority region for Bornean bat conservation
Biologi & Ekologieng
Habitat. Horsfield’s Leaf-nosed Bat forages in the forest understory, and at edges and gaps in the vegetation.