Family Fabaceae · Order Fabales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Hani Ristiawan | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-33.3% vs 1992
Borneo-teak (Intsia palembanica) termasuk dalam famili Fabaceae, ordo Fabales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 401 kali di Indonesia, tersebar di 9 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1880.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 47 catatan (11.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Intsia palembanica sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 9 provinsi, Borneo-teak memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 47 | 11.7% |
| 2 | Papua | 27 | 6.7% |
| 3 | Sumatera Utara | 1 | 0.2% |
| 4 | Lampung | 1 | 0.2% |
| 5 | Jawa Barat | 1 | 0.2% |
| 6 | DI Yogyakarta | 1 | 0.2% |
| 7 | Maluku | 1 | 0.2% |
| 8 | Maluku Utara | 1 | 0.2% |
| 9 | Papua Barat Daya | 1 | 0.2% |
Jumlah catatan observasi Intsia palembanica di Indonesia per tahun
Intsia palembanica
Foto: Hani Ristiawan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia palembanica
Foto: febri_hermawan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia palembanica
Foto: febri_hermawan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia palembanica
Foto: febri_hermawan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia palembanica
Foto: febri_hermawan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia palembanica
Foto: febri_hermawan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Borneo-teak | Inggris | GRIN Taxonomy |
| ipil | swe | GRIN Taxonomy |
| merbau | Inggris | GRIN Taxonomy |
Borneo-teak (Intsia palembanica) telah tercatat di 9 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Papua Barat dengan 47 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 401 catatan observasi Borneo-teak (Intsia palembanica) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1880. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Borneo-teak memiliki nama ilmiah Intsia palembanica. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Fabales, Family Fabaceae, Genus Intsia.
138 titik observasi Intsia palembanica di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.