Family Dicroglossidae · Order Anura
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Aditya Nurrahma Badri | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: (Boettger, 1892) (1892)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-41.2% vs 2024
Bangkong kerdil (Limnonectes microdiscus) termasuk dalam famili Dicroglossidae, ordo Anura, kelas Amphibia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 256 kali di Indonesia, tersebar di 13 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1891.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 115 catatan (44.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Limnonectes microdiscus menunjukkan penurunan signifikan (-41%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1891.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Limnonectes microdiscus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Dicroglossus microdiscus | (Boettger, 1892) | SYNONYM |
| Euphlyctis microdisca | (Boettger, 1892) | SYNONYM |
| Rana microdisca | Boettger, 1892 | SYNONYM |
| Rana microdisca microdisca | Boettger, 1892 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 115 | 44.9% |
| 2 | Jawa Tengah | 27 | 10.5% |
| 3 | Nusa Tenggara Timur | 16 | 6.3% |
| 4 | DI Yogyakarta | 12 | 4.7% |
| 5 | Sumatera Utara | 8 | 3.1% |
| 6 | Lampung | 6 | 2.3% |
| 7 | Sumatera Barat | 5 | 2.0% |
| 8 | Banten | 5 | 2.0% |
| 9 | Bali | 2 | 0.8% |
| 10 | Aceh | 1 | 0.4% |
| 11 | Jambi | 1 | 0.4% |
| 12 | DKI Jakarta | 1 | 0.4% |
| 13 | Jawa Timur | 1 | 0.4% |
Jumlah catatan observasi Limnonectes microdiscus di Indonesia per tahun
Limnonectes microdiscus
Foto: Aditya Nurrahma Badri
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Aditya Nurrahma Badri
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Nizar Resmiana Putra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Rizky Andika
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Raywirandra Rafael
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Raywirandra Rafael
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: irpan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: irpan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: irpan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Bangkong kerdil | Indonesia | Catalogue of Life |
| Indonesia Wart Frog | Inggris | Catalogue of Life |
| Indonesian Wart Frog | Inggris | Catalogue of Life |
| Sapo-rugoso-indonésio | Portugis | Catalogue of Life |
| skokan indonéský | ces | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 256 observasi, Jawa Barat adalah provinsi dengan catatan Bangkong kerdil (Limnonectes microdiscus) terbanyak — 115 observasi (44.9% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 13 provinsi.
Catatan pertama Bangkong kerdil (Limnonectes microdiscus) di Indonesia tercatat pada tahun 1891. Hingga kini terdapat 256 catatan dari 13 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Bangkong kerdil (Limnonectes microdiscus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Limnonectes microdiscus dikenal dengan beberapa nama lokal: Bangkong kerdil. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Limnonectes microdiscus memiliki 4 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Dicroglossus microdiscus, Euphlyctis microdisca, Rana microdisca. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Limnonectes microdiscus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Amphibia, Order Anura, Family Dicroglossidae, Genus Limnonectes. Spesies ini dideskripsikan oleh (Boettger, 1892).
150 titik observasi Limnonectes microdiscus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.