Family Dicroglossidae · Order Anura
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Aditya Nurrahma Badri | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-41.2% vs 2024
Bangkong kerdil (Limnonectes microdiscus) termasuk dalam famili Dicroglossidae, ordo Anura, kelas Amphibia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 249 kali di Indonesia, tersebar di 13 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1891.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 112 catatan (45.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Limnonectes microdiscus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 13 provinsi, Bangkong kerdil memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 112 | 45.0% |
| 2 | Jawa Tengah | 27 | 10.8% |
| 3 | Nusa Tenggara Timur | 16 | 6.4% |
| 4 | DI Yogyakarta | 12 | 4.8% |
| 5 | Sumatera Utara | 8 | 3.2% |
| 6 | Sumatera Barat | 5 | 2.0% |
| 7 | Lampung | 4 | 1.6% |
| 8 | Banten | 3 | 1.2% |
| 9 | Bali | 2 | 0.8% |
| 10 | Aceh | 1 | 0.4% |
| 11 | Jambi | 1 | 0.4% |
| 12 | DKI Jakarta | 1 | 0.4% |
| 13 | Jawa Timur | 1 | 0.4% |
Jumlah catatan observasi Limnonectes microdiscus di Indonesia per tahun
Limnonectes microdiscus
Foto: Aditya Nurrahma Badri
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Aditya Nurrahma Badri
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Nizar Resmiana Putra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Rizky Andika
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Raywirandra Rafael
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Limnonectes microdiscus
Foto: Raywirandra Rafael
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Bangkong kerdil | Indonesia | Catalogue of Life |
| Indonesia Wart Frog | Inggris | Catalogue of Life |
Bangkong kerdil (Limnonectes microdiscus) telah tercatat di 13 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Jawa Barat dengan 112 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 249 catatan observasi Bangkong kerdil (Limnonectes microdiscus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1891. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Bangkong kerdil memiliki nama ilmiah Limnonectes microdiscus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Amphibia, Order Anura, Family Dicroglossidae, Genus Limnonectes.
150 titik observasi Limnonectes microdiscus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.