Family Fabaceae · Order Fabales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto: Adib Rf | Adib Rf (cc-by-sa)
Otoritas penamaan: (Colebr.) Kuntze
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NT Hampir Terancam
Dipublikasikan dalam: Revis. Gen. Pl.1: 192 (1891)
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-28.6% vs 2013
Merbau (Intsia bijuga) termasuk dalam famili Fabaceae, ordo Fabales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 509 kali di Indonesia, tersebar di 9 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1895.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 57 catatan (11.2% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Intsia bijuga menunjukkan penurunan signifikan (-29%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1895.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Intsia bijuga dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Afzelia bijuga | (Colebr.) A.Gray | SYNONYM |
| Afzelia cambodiensis | Hance | SYNONYM |
| Intsia bijuga glabra | C.A.Mey. | SYNONYM |
| Intsia moeleri | Vieill. | SYNONYM |
| Macrolobium bijugum | Colebr. | SYNONYM |
| Outea bijuga | (Colebr.) DC. | SYNONYM |
| Outes bijuga | (Colebr.) DC. | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 57 | 11.2% |
| 2 | Papua | 28 | 5.5% |
| 3 | Maluku | 8 | 1.6% |
| 4 | Sumatera Utara | 5 | 1.0% |
| 5 | Jawa Barat | 5 | 1.0% |
| 6 | Maluku Utara | 3 | 0.6% |
| 7 | Papua Barat Daya | 3 | 0.6% |
| 8 | Sulawesi Tengah | 1 | 0.2% |
| 9 | Sulawesi Selatan | 1 | 0.2% |
Jumlah catatan observasi Intsia bijuga di Indonesia per tahun
Intsia bijuga
Foto: Adib Rf
Adib Rf (cc-by-sa)Intsia bijuga
Foto: Adib Rf
Adib Rf (cc-by-sa)Intsia bijuga
Foto: Hakim
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia bijuga
Foto: Jimmy F. Wanma
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia bijuga
Foto: Setyo Abdi Muhammad Diantoro
Setyo Abdi Muhammad Diantoro (cc-by-sa)Intsia bijuga
Foto: amama
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia bijuga
Foto: Pete Woodall
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia bijuga
Foto: Asep Herlian
Asep Herlian (cc-by-sa)Intsia bijuga
Foto: bangun_dp
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Intsia bijuga
Foto: Kristof Zyskowski
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Intsia bijuga
Foto: Kristof Zyskowski
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Intsia bijuga
Foto: Kristof Zyskowski
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Borneo Teak | Inggris | Catalogue of Life |
| Borneo-teak | Inggris | GRIN Taxonomy |
| Dort | - | Catalogue of Life |
| Gõ nước | vie | Catalogue of Life |
| Hintsy | Prancis | Catalogue of Life |
| Ifil | Inggris | TAXREF |
| Ifit | cha | Catalogue of Life |
| Ipil | Melayu | Malaysian Mangrove |
| Ipil | Inggris | Catalogue of Life |
| Johnstone River-teak | Inggris | GRIN Taxonomy |
| Kohu | Prancis | Catalogue of Life |
| Kwila | Inggris | Catalogue of Life |
| Merbau | Indonesia | Catalogue of Life |
| Merbau Asam | Indonesia | Catalogue of Life |
| Moluccan Ironwood | Inggris | Catalogue of Life |
| Moluccan ironwood | Inggris | GRIN Taxonomy |
| Pacific-teak | Inggris | Catalogue of Life |
| Pepanjat | Melayu | Malaysian Mangrove |
| Weik | - | TAXREF |
| ifil | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
Berdasarkan data 509 observasi, Papua Barat adalah provinsi dengan catatan Merbau (Intsia bijuga) terbanyak — 57 observasi (11.2% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 9 provinsi.
Catatan pertama Merbau (Intsia bijuga) di Indonesia tercatat pada tahun 1895. Hingga kini terdapat 509 catatan dari 9 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Merbau (Intsia bijuga) berstatus "Hampir Terancam" (kode NT). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Intsia bijuga dikenal dengan beberapa nama lokal: Merbau, Merbau Asam, merbau asam. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Intsia bijuga memiliki 7 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Afzelia bijuga, Afzelia cambodiensis, Intsia bijuga glabra. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Intsia bijuga diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Fabales, Family Fabaceae, Genus Intsia. Spesies ini dideskripsikan oleh (Colebr.) Kuntze.
150 titik observasi Intsia bijuga di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.