Family Apocynaceae · Order Gentianales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Abby Hyde | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+580.0% vs 2024
Bloodflower (Asclepias curassavica) termasuk dalam famili Apocynaceae, ordo Gentianales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 157 kali di Indonesia, tersebar di 13 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899.
Sulawesi Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 29 catatan (18.5% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Asclepias curassavica sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 13 provinsi, Bloodflower memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Tengah | 29 | 18.5% |
| 2 | Nusa Tenggara Timur | 20 | 12.7% |
| 3 | Sumatera Utara | 4 | 2.5% |
| 4 | Bali | 3 | 1.9% |
| 5 | Kalimantan Timur | 3 | 1.9% |
| 6 | Sulawesi Utara | 3 | 1.9% |
| 7 | Bengkulu | 2 | 1.3% |
| 8 | Jawa Barat | 2 | 1.3% |
| 9 | Sulawesi Selatan | 2 | 1.3% |
| 10 | Jawa Tengah | 1 | 0.6% |
| 11 | DI Yogyakarta | 1 | 0.6% |
| 12 | Papua | 1 | 0.6% |
| 13 | Papua Barat | 1 | 0.6% |
Jumlah catatan observasi Asclepias curassavica di Indonesia per tahun
Asclepias curassavica
Foto: Abby Hyde
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: Abby Hyde
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: fcalafat
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: fcalafat
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: fcalafat
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: fcalafat
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: fcalafat
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: smathichong
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: smathichong
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: smathichong
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: Aidan Witthoff
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Asclepias curassavica
Foto: Aidan Witthoff
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Algodonero | Spanyol | Listado de plantas de uso y aprovechamiento sostenible en Ecuador |
| Asclépiade de Curaçao | Prancis | TAXREF |
| Bloodflower | Inggris | Global Register of Introduced and Invasive Species - Hawaii, United States (ver.2.0, 2022) |
| Calypso | Prancis | TAXREF |
| Comchi cu Skottel | - | Catalogue of Life |
| Corbeille d'or à ouate, Ipéca sauvage | Prancis | TAXREF |
| Flor de gallinazo | Spanyol | Listado de plantas de uso y aprovechamiento sostenible en Ecuador |
| Flor de veneno | Spanyol | Listado de plantas de uso y aprovechamiento sostenible en Ecuador |
| Herbe à gendarme | Prancis | TAXREF |
| Hierba de seda | Spanyol | Listado de plantas de uso y aprovechamiento sostenible en Ecuador |
| Indianer-Seidenpflanze | Jerman | Catalogue of Life |
| Ipecacuanha | Inggris | Catalogue of Life |
| Ipecacuanha Hippety- iguana | Inggris | Catalogue of Life |
| Ipecacuanha Hippetyiguana | Inggris | Catalogue of Life |
| Madagascar cottonbush | Inggris | GRIN Taxonomy |
| Pamba mouschi | - | TAXREF |
| Pianta dei pappagallini | Italia | DAISIE - Inventory of alien invasive species in Europe |
| Seda | Spanyol | Listado de plantas de uso y aprovechamiento sostenible en Ecuador |
| Tropical Milkweed | Inggris | Catalogue of Life |
| Tropical milkweed, Bloodflower, Scarlet milkweed | Inggris | TAXREF |
Bloodflower (Asclepias curassavica) telah tercatat di 13 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Sulawesi Tengah dengan 29 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 157 catatan observasi Bloodflower (Asclepias curassavica) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Bloodflower memiliki nama ilmiah Asclepias curassavica. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Gentianales, Family Apocynaceae, Genus Asclepias.
91 titik observasi Asclepias curassavica di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.