Family Bufonidae · Order Anura
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Ismail Abdurrahim | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-33.3% vs 2024
Kodok-buduk hutan (Ingerophrynus biporcatus) termasuk dalam famili Bufonidae, ordo Anura, kelas Amphibia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 500 kali di Indonesia, tersebar di 18 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1860.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 71 catatan (14.2% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Ingerophrynus biporcatus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 18 provinsi, Kodok-buduk hutan memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 71 | 14.2% |
| 2 | Nusa Tenggara Barat | 36 | 7.2% |
| 3 | Jawa Tengah | 32 | 6.4% |
| 4 | DI Yogyakarta | 30 | 6.0% |
| 5 | Bali | 29 | 5.8% |
| 6 | Jawa Timur | 26 | 5.2% |
| 7 | Lampung | 19 | 3.8% |
| 8 | Jambi | 13 | 2.6% |
| 9 | Kalimantan Tengah | 8 | 1.6% |
| 10 | Aceh | 6 | 1.2% |
| 11 | Sulawesi Tenggara | 5 | 1.0% |
| 12 | Banten | 4 | 0.8% |
| 13 | Sulawesi Selatan | 4 | 0.8% |
| 14 | Sumatera Selatan | 3 | 0.6% |
| 15 | Kepulauan Bangka Belitung | 3 | 0.6% |
| 16 | Sumatera Utara | 2 | 0.4% |
| 17 | Sulawesi Tengah | 2 | 0.4% |
| 18 | Bengkulu | 1 | 0.2% |
Jumlah catatan observasi Ingerophrynus biporcatus di Indonesia per tahun
Ingerophrynus biporcatus
Foto: Ismail Abdurrahim
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Ismail Abdurrahim
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Ismail Abdurrahim
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Ismail Abdurrahim
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Ismail Abdurrahim
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Muhammad Al Fatih
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Muhammad Al Fatih
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Naufal Urfi Dhiya'ulhaq
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: Imran Sadewo,S.Si.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Foto: kingbrown87
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ingerophrynus biporcatus
Copyright by the creator. For license and creator details, see https://nabu-naturgucker-beobachtungen.de/?sprache=en&bild=-1070900150.Ingerophrynus biporcatus
Foto: ridwan_arrosyiid_haris
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Crested Toad | Inggris | Catalogue of Life |
| Double Crested Toad | Inggris | Catalogue of Life |
| Indonesian Toad | Inggris | Catalogue of Life |
| Kodok-buduk hutan | Indonesia | Catalogue of Life |
Kodok-buduk hutan (Ingerophrynus biporcatus) telah tercatat di 18 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Jawa Barat dengan 71 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 500 catatan observasi Kodok-buduk hutan (Ingerophrynus biporcatus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1860. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Kodok-buduk hutan memiliki nama ilmiah Ingerophrynus biporcatus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Amphibia, Order Anura, Family Bufonidae, Genus Ingerophrynus.
150 titik observasi Ingerophrynus biporcatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.