Eastcoast Gvt.: Deli. Soekaranda (Kruger). Westcoast Res.: Padang and Padangsche Bovenlanden (Ris).
Sumber: A Synopsis of the Odonata (Dragonflies) of Sumatra
Family Libellulidae · Order Odonata
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Meng Hsien Chuang | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: (Brauer, 1867) (1867)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-92.9% vs 2025
Capung-jala raja (Camacinia gigantea) termasuk dalam famili Libellulidae, ordo Odonata, kelas Insecta. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 136 kali di Indonesia, tersebar di 21 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1893.
Sumatera Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 9 catatan (6.6% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Camacinia gigantea menunjukkan penurunan signifikan (-93%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1893.
Catatan deskriptif tentang Camacinia gigantea dari sumber literatur primer (via GBIF).
Eastcoast Gvt.: Deli. Soekaranda (Kruger). Westcoast Res.: Padang and Padangsche Bovenlanden (Ris).
Sumber: A Synopsis of the Odonata (Dragonflies) of Sumatra
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Camacinia gigantea dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Neurothemis gigantea | Brauer, 1867 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sumatera Utara | 9 | 6.6% |
| 2 | Papua Barat | 9 | 6.6% |
| 3 | Jawa Barat | 5 | 3.7% |
| 4 | Kalimantan Selatan | 5 | 3.7% |
| 5 | Jambi | 4 | 2.9% |
| 6 | Maluku | 4 | 2.9% |
| 7 | Maluku Utara | 4 | 2.9% |
| 8 | Jawa Timur | 3 | 2.2% |
| 9 | Kalimantan Timur | 3 | 2.2% |
| 10 | Lampung | 2 | 1.5% |
| 11 | Bali | 2 | 1.5% |
| 12 | Nusa Tenggara Timur | 2 | 1.5% |
| 13 | Kalimantan Tengah | 2 | 1.5% |
| 14 | Sulawesi Tengah | 2 | 1.5% |
| 15 | Sumatera Barat | 1 | 0.7% |
| 16 | Riau | 1 | 0.7% |
| 17 | Bengkulu | 1 | 0.7% |
| 18 | Kepulauan Riau | 1 | 0.7% |
| 19 | Jawa Tengah | 1 | 0.7% |
| 20 | Banten | 1 | 0.7% |
| 21 | Sulawesi Tenggara | 1 | 0.7% |
Jumlah catatan observasi Camacinia gigantea di Indonesia per tahun
Camacinia gigantea
Foto: Meng Hsien Chuang
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: Refer Iqbal
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: Ben Zerante
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: MPP Wildlife
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: MPP Wildlife
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: MPP Wildlife
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: Fathurrahman Sidiq
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Camacinia gigantea
Foto: larsbertil
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: dupuy31
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: dupuy31
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: Muhammad Hafizh Arya Kumala
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Camacinia gigantea
Foto: Muhammad Hafizh Arya Kumala
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Capung-jala raja | Indonesia | Catalogue of Life |
| Sultan | Inggris | Catalogue of Life |
| giant forest skimmer | Inggris | Catalogue of Life |
| แมลงปอบ้านยักษ์ครึ่งปีกแดง | tha | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 136 observasi, Sumatera Utara adalah provinsi dengan catatan Capung-jala raja (Camacinia gigantea) terbanyak — 9 observasi (6.6% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 21 provinsi.
Catatan pertama Capung-jala raja (Camacinia gigantea) di Indonesia tercatat pada tahun 1893. Hingga kini terdapat 136 catatan dari 21 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Capung-jala raja (Camacinia gigantea) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Camacinia gigantea dikenal dengan beberapa nama lokal: Capung-jala raja. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Camacinia gigantea memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Neurothemis gigantea. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Camacinia gigantea diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Arthropoda, Class Insecta, Order Odonata, Family Libellulidae, Genus Camacinia. Spesies ini dideskripsikan oleh (Brauer, 1867).
119 titik observasi Camacinia gigantea di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.