Family Primulaceae · Order Ericales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: madmasy | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+120.0% vs 1996
black mangrove (Aegiceras corniculatum) termasuk dalam famili Primulaceae, ordo Ericales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 327 kali di Indonesia, tersebar di 18 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 10 catatan (3.1% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Aegiceras corniculatum sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 18 provinsi, black mangrove memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 10 | 3.1% |
| 2 | Maluku | 5 | 1.5% |
| 3 | Papua | 5 | 1.5% |
| 4 | Banten | 4 | 1.2% |
| 5 | Jawa Tengah | 3 | 0.9% |
| 6 | Nusa Tenggara Barat | 3 | 0.9% |
| 7 | Sumatera Barat | 2 | 0.6% |
| 8 | Jawa Barat | 2 | 0.6% |
| 9 | Kalimantan Timur | 2 | 0.6% |
| 10 | Papua Selatan | 2 | 0.6% |
| 11 | Papua Tengah | 2 | 0.6% |
| 12 | Sumatera Utara | 1 | 0.3% |
| 13 | Jawa Timur | 1 | 0.3% |
| 14 | Kalimantan Selatan | 1 | 0.3% |
| 15 | Sulawesi Tengah | 1 | 0.3% |
| 16 | Sulawesi Tenggara | 1 | 0.3% |
| 17 | Maluku Utara | 1 | 0.3% |
| 18 | Papua Barat Daya | 1 | 0.3% |
Jumlah catatan observasi Aegiceras corniculatum di Indonesia per tahun
Aegiceras corniculatum
Foto: madmasy
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: Arief Hamidi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: Arief Hamidi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: Arief Hamidi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: Arief Hamidi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: Ben Costamagna
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: alviranoer
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: alviranoer
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: alviranoer
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: alviranoer
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: Hamas Fathani
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/Aegiceras corniculatum
Foto: Hamas Fathani
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Kacahang/Kuku | Melayu | Malaysian Mangrove |
| Kacang-kacang | Melayu | Malaysian Mangrove |
| Kuku Helang | Melayu | Malaysian Mangrove |
| Kuku helang | Melayu | Malaysian Mangrove |
| Kuku lang | Melayu | Malaysian Mangrove |
| black mangrove | Inggris | Catalogue of Life |
| la zhu guo | - | GRIN Taxonomy |
| river mangrove | Inggris | GRIN Taxonomy |
| Khalsi | ben | World Register of Marine Species |
| tong hua shu | Mandarin | World Register of Marine Species |
black mangrove (Aegiceras corniculatum) telah tercatat di 18 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Papua Barat dengan 10 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 327 catatan observasi black mangrove (Aegiceras corniculatum) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
black mangrove memiliki nama ilmiah Aegiceras corniculatum. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Ericales, Family Primulaceae, Genus Aegiceras.
99 titik observasi Aegiceras corniculatum di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.