Family Columbidae · Order Columbiformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Viktor Mašek | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-94.4% vs 2024
Green Imperial Pigeon (Ducula aenea) termasuk dalam famili Columbidae, ordo Columbiformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 6.788 kali di Indonesia, tersebar di 25 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1875.
Sulawesi Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 94 catatan (1.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Ducula aenea sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 25 provinsi, Green Imperial Pigeon memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sulawesi Utara | 94 | 1.4% |
| 2 | Maluku | 58 | 0.9% |
| 3 | Nusa Tenggara Timur | 45 | 0.7% |
| 4 | Lampung | 12 | 0.2% |
| 5 | Sulawesi Tengah | 11 | 0.2% |
| 6 | Sumatera Utara | 10 | 0.1% |
| 7 | Jawa Timur | 10 | 0.1% |
| 8 | Bali | 10 | 0.1% |
| 9 | Kalimantan Tengah | 10 | 0.1% |
| 10 | Sulawesi Tenggara | 9 | 0.1% |
| 11 | Riau | 7 | 0.1% |
| 12 | Kalimantan Timur | 6 | 0.1% |
| 13 | Aceh | 5 | 0.1% |
| 14 | Maluku Utara | 5 | 0.1% |
| 15 | Gorontalo | 4 | 0.1% |
| 16 | Sumatera Barat | 3 | 0.0% |
| 17 | Bengkulu | 3 | 0.0% |
| 18 | Banten | 3 | 0.0% |
| 19 | Nusa Tenggara Barat | 3 | 0.0% |
| 20 | Kalimantan Barat | 3 | 0.0% |
| 21 | Kepulauan Riau | 2 | 0.0% |
| 22 | Sulawesi Selatan | 2 | 0.0% |
| 23 | Sumatera Selatan | 1 | 0.0% |
| 24 | Kalimantan Utara | 1 | 0.0% |
| 25 | Sulawesi Barat | 1 | 0.0% |
Jumlah catatan observasi Ducula aenea di Indonesia per tahun
Ducula aenea
Foto: Viktor Mašek
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ducula aenea
Foto: PampaSorro
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Ben Ackerley
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Ducula aenea
Foto: Jason Alexander
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Jason Alexander
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Jason Alexander
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Jason Alexander
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Jason Alexander
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Jason Alexander
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Jason Alexander
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Ducula aenea
Foto: Justin Philbois
http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/Ducula aenea
Foto: Justin Philbois
http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Bronzefruchttaube | Jerman | Catalogue of Life |
| Green Imperial Pigeon | Inggris | IOC World Bird List, v |
| Green Imperial-Pigeon | Inggris | The Clements Checklist |
| Green Imperial-Pigeon (Green) | Inggris | The Clements Checklist |
| Green imperial-pigeon | Inggris | The Paleobiology Database |
| bronsekeiserdue | nob | Catalogue of Life |
| green imperial pigeon | Inggris | Phthiraptera.myspecies.info |
| ព្រាបព្រៃ | khm | Checklist of extant species recorded in Preah Roka Wildlife Sanctuary, Cambodia |
| Green Imperial-pigeon | Inggris | The IUCN Red List of Threatened Species |
Green Imperial Pigeon (Ducula aenea) telah tercatat di 25 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Sulawesi Utara dengan 94 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 6.788 catatan observasi Green Imperial Pigeon (Ducula aenea) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1875. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Green Imperial Pigeon memiliki nama ilmiah Ducula aenea. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Columbiformes, Family Columbidae, Genus Ducula.
150 titik observasi Ducula aenea di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.