Family Polypodiaceae · Order Polypodiales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Gerrit Alink | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-93.0% vs 2025
Epiphytic creeping fern (Pyrrosia piloselloides) termasuk dalam famili Polypodiaceae, ordo Polypodiales, kelas Polypodiopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 456 kali di Indonesia, tersebar di 22 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1893.
Bali merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 58 catatan (12.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Pyrrosia piloselloides sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 22 provinsi, Epiphytic creeping fern memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Bali | 58 | 12.7% |
| 2 | Jawa Barat | 31 | 6.8% |
| 3 | DI Yogyakarta | 15 | 3.3% |
| 4 | Jawa Tengah | 11 | 2.4% |
| 5 | Sulawesi Tengah | 7 | 1.5% |
| 6 | Jawa Timur | 6 | 1.3% |
| 7 | Kalimantan Timur | 6 | 1.3% |
| 8 | Aceh | 5 | 1.1% |
| 9 | Sumatera Barat | 5 | 1.1% |
| 10 | Riau | 5 | 1.1% |
| 11 | Jambi | 5 | 1.1% |
| 12 | Sulawesi Utara | 5 | 1.1% |
| 13 | Banten | 4 | 0.9% |
| 14 | Kalimantan Tengah | 3 | 0.7% |
| 15 | Lampung | 2 | 0.4% |
| 16 | Nusa Tenggara Barat | 2 | 0.4% |
| 17 | Kalimantan Barat | 2 | 0.4% |
| 18 | Sumatera Utara | 1 | 0.2% |
| 19 | Kepulauan Riau | 1 | 0.2% |
| 20 | DKI Jakarta | 1 | 0.2% |
| 21 | Kalimantan Selatan | 1 | 0.2% |
| 22 | Sulawesi Barat | 1 | 0.2% |
Jumlah catatan observasi Pyrrosia piloselloides di Indonesia per tahun
Pyrrosia piloselloides
Foto: Gerrit Alink
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Alfiyah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: buriedanimal
http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Amanda Riyanti
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Yannick D
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Yannick D
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Yannick D
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Nicholas Winston Ong
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Nicholas Winston Ong
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: MUH IDRIS
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Pyrrosia piloselloides
Foto: Torr James
Torr James (cc-by-sa)Pyrrosia piloselloides
Foto: MUH IDRIS
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Epiphytic creeping fern | Inggris | Global Register of Introduced and Invasive Species - Hawaii, United States (ver.2.0, 2022) |
Epiphytic creeping fern (Pyrrosia piloselloides) telah tercatat di 22 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Bali dengan 58 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 456 catatan observasi Epiphytic creeping fern (Pyrrosia piloselloides) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1893. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Epiphytic creeping fern memiliki nama ilmiah Pyrrosia piloselloides. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Polypodiopsida, Order Polypodiales, Family Polypodiaceae, Genus Pyrrosia.
150 titik observasi Pyrrosia piloselloides di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.