Family Scolopacidae · Order Charadriiformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Pandu Ilmi Prastyanto | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-72.6% vs 2025
Wood Sandpiper (Tringa glareola) termasuk dalam famili Scolopacidae, ordo Charadriiformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 4.742 kali di Indonesia, tersebar di 22 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1914.
Maluku merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 309 catatan (6.5% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Tringa glareola sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 22 provinsi, Wood Sandpiper memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku | 309 | 6.5% |
| 2 | Bali | 202 | 4.3% |
| 3 | Jawa Timur | 100 | 2.1% |
| 4 | Papua | 100 | 2.1% |
| 5 | DKI Jakarta | 14 | 0.3% |
| 6 | Jawa Barat | 14 | 0.3% |
| 7 | Jawa Tengah | 11 | 0.2% |
| 8 | Sulawesi Utara | 10 | 0.2% |
| 9 | Sulawesi Tengah | 10 | 0.2% |
| 10 | Kalimantan Timur | 8 | 0.2% |
| 11 | Maluku Utara | 8 | 0.2% |
| 12 | DI Yogyakarta | 7 | 0.1% |
| 13 | Nusa Tenggara Barat | 4 | 0.1% |
| 14 | Nusa Tenggara Timur | 3 | 0.1% |
| 15 | Sulawesi Selatan | 3 | 0.1% |
| 16 | Kalimantan Tengah | 2 | 0.0% |
| 17 | Riau | 1 | 0.0% |
| 18 | Jambi | 1 | 0.0% |
| 19 | Lampung | 1 | 0.0% |
| 20 | Kalimantan Barat | 1 | 0.0% |
| 21 | Kalimantan Selatan | 1 | 0.0% |
| 22 | Papua Barat | 1 | 0.0% |
Jumlah catatan observasi Tringa glareola di Indonesia per tahun
Tringa glareola
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Afif Kakung Nugroho
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Afif Kakung Nugroho
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Afif Kakung Nugroho
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Afif Kakung Nugroho
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Afif Kakung Nugroho
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Tringa glareola
Foto: Afif Kakung Nugroho
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Andarríos Bastardo | Spanyol | EUNIS Biodiversity Database |
| Andarríos bastardo | Spanyol | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Bosruiter | Belanda | EUNIS Biodiversity Database |
| Bruchwasserläufer | Jerman | Belgian Species List |
| Chevalier sylvain | Prancis | Catalogue of Life |
| Flóastelkur | isl | Catalogue of Life |
| Grönbena | swe | EUNIS Biodiversity Database |
| Liro | fin | Catalogue of Life |
| Maçarico-bastardo | Portugis | EUNIS Biodiversity Database |
| Mouerwaasserleefer | ltz | Common bird names Luxembourg |
| Pibyddion y Graean | cym | Catalogue of Life |
| Piro piro boschereccio | Italia | EUNIS Biodiversity Database |
| Piro-piro boschereccio | Italia | EUNIS Biodiversity Database |
| Réti cankó | hun | EUNIS Biodiversity Database |
| Tinksmed | dan | National Checklist of all species occurring in Denmark |
| Va?stelkur | fao | Catalogue of Life |
| Vodouš bahenní | ces | EUNIS Biodiversity Database |
| Wood Sandpiper | Inggris | EUNIS Biodiversity Database |
| Wood sandpiper | Inggris | Colaboraciones Americanas Sobre Aves |
| bosruiter | Belanda | Belgian Species List |
Wood Sandpiper (Tringa glareola) telah tercatat di 22 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Maluku dengan 309 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 4.742 catatan observasi Wood Sandpiper (Tringa glareola) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1914. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Wood Sandpiper memiliki nama ilmiah Tringa glareola. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Charadriiformes, Family Scolopacidae, Genus Tringa.
150 titik observasi Tringa glareola di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.