Family Homalopsidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-55.0% vs 2025
Southeast Asian Bockadam (Cerberus schneiderii) termasuk dalam famili Homalopsidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 314 kali di Indonesia, tersebar di 28 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899.
Sumatera Selatan merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 53 catatan (16.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Cerberus schneiderii sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 28 provinsi, Southeast Asian Bockadam memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sumatera Selatan | 53 | 16.9% |
| 2 | Bali | 33 | 10.5% |
| 3 | Sulawesi Selatan | 24 | 7.6% |
| 4 | Nusa Tenggara Timur | 23 | 7.3% |
| 5 | Sulawesi Tengah | 22 | 7.0% |
| 6 | Jawa Barat | 16 | 5.1% |
| 7 | Jawa Tengah | 16 | 5.1% |
| 8 | DKI Jakarta | 10 | 3.2% |
| 9 | Sumatera Utara | 9 | 2.9% |
| 10 | Jawa Timur | 9 | 2.9% |
| 11 | Bengkulu | 7 | 2.2% |
| 12 | Nusa Tenggara Barat | 6 | 1.9% |
| 13 | Kalimantan Barat | 6 | 1.9% |
| 14 | Gorontalo | 6 | 1.9% |
| 15 | Sumatera Barat | 4 | 1.3% |
| 16 | Lampung | 4 | 1.3% |
| 17 | Banten | 4 | 1.3% |
| 18 | Kalimantan Timur | 4 | 1.3% |
| 19 | Sulawesi Tenggara | 3 | 1.0% |
| 20 | Maluku | 3 | 1.0% |
| 21 | Riau | 2 | 0.6% |
| 22 | Kepulauan Riau | 2 | 0.6% |
| 23 | Sulawesi Utara | 2 | 0.6% |
| 24 | Sulawesi Barat | 2 | 0.6% |
| 25 | Jambi | 1 | 0.3% |
| 26 | Kepulauan Bangka Belitung | 1 | 0.3% |
| 27 | Kalimantan Tengah | 1 | 0.3% |
| 28 | Kalimantan Utara | 1 | 0.3% |
Jumlah catatan observasi Cerberus schneiderii di Indonesia per tahun
Cerberus schneiderii
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Cerberus schneiderii
Foto: Murphy, John C.;Voris, Harold K.;Karns, Daryl R.
Cerberus schneiderii
Foto: Murphy, John C.;Voris, Harold K.;Karns, Daryl R.
Cerberus schneiderii
Foto: Murphy, John C.;Voris, Harold K.;Karns, Daryl R.
Cerberus schneiderii
Foto: Murphy, John C.;Voris, Harold K.;Karns, Daryl R.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Southeast Asian Bockadam | Inggris | Catalogue of Life |
Southeast Asian Bockadam (Cerberus schneiderii) telah tercatat di 28 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Sumatera Selatan dengan 53 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 314 catatan observasi Southeast Asian Bockadam (Cerberus schneiderii) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Southeast Asian Bockadam memiliki nama ilmiah Cerberus schneiderii. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Homalopsidae, Genus Cerberus.
150 titik observasi Cerberus schneiderii di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.