Family Crocodylidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-15.4% vs 2025
Buaya muara (Crocodylus porosus) termasuk dalam famili Crocodylidae, kelas Crocodylia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 279 kali di Indonesia, tersebar di 25 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1840.
Kalimantan Timur merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 16 catatan (5.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Crocodylus porosus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 25 provinsi, Buaya muara memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Timur | 16 | 5.7% |
| 2 | Nusa Tenggara Timur | 15 | 5.4% |
| 3 | Papua Barat | 12 | 4.3% |
| 4 | Kalimantan Tengah | 11 | 3.9% |
| 5 | Kepulauan Riau | 6 | 2.2% |
| 6 | DKI Jakarta | 6 | 2.2% |
| 7 | Sulawesi Tengah | 6 | 2.2% |
| 8 | Maluku Utara | 6 | 2.2% |
| 9 | Sumatera Selatan | 5 | 1.8% |
| 10 | Maluku | 5 | 1.8% |
| 11 | Kalimantan Barat | 4 | 1.4% |
| 12 | Lampung | 3 | 1.1% |
| 13 | Kepulauan Bangka Belitung | 3 | 1.1% |
| 14 | Banten | 3 | 1.1% |
| 15 | Sumatera Barat | 2 | 0.7% |
| 16 | Riau | 2 | 0.7% |
| 17 | Jambi | 2 | 0.7% |
| 18 | Kalimantan Selatan | 2 | 0.7% |
| 19 | Jawa Barat | 1 | 0.4% |
| 20 | Jawa Timur | 1 | 0.4% |
| 21 | Nusa Tenggara Barat | 1 | 0.4% |
| 22 | Kalimantan Utara | 1 | 0.4% |
| 23 | Sulawesi Selatan | 1 | 0.4% |
| 24 | Sulawesi Tenggara | 1 | 0.4% |
| 25 | Gorontalo | 1 | 0.4% |
Jumlah catatan observasi Crocodylus porosus di Indonesia per tahun
Crocodylus porosus
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Crocodylus porosus
Foto: Kaiser, Hinrich;Carvalho, Venancio Lopes;Ceballos, Jester;Freed, Paul;Heacox, Scott;Lester, Barbara;Richards, Stephen J.;Trainor, Colin R.;Sanchez, Caitlin;O'Shea, Mark
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Buaya katak | Melayu | Catalogue of Life |
| Buaya muara | Indonesia | Catalogue of Life |
| Cocodrilo Poroso | Spanyol | Catalogue of Life |
| Crocodile d'estuaire | Prancis | Catalogue of Life |
| Crocodile indopacifique | Prancis | Catalogue of Life |
| Crocodile marin | Prancis | Catalogue of Life |
| Estuarine Crocodile | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Geta kimbula | sin | Catalogue of Life |
| Indo-Pacific crocodile | Inggris | Catalogue of Life |
| Ius | - | Catalogue of Life |
| Jara Kaenumkem | - | Catalogue of Life |
| Leistenkrokodil | Jerman | Catalogue of Life |
| Salt Water Crocodile | Inggris | TAXREF |
| Salt-water crocodile | Inggris | Catalogue of Life |
| Saltie | Inggris | Catalogue of Life |
| Saltwater Crocodile | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Saltwater crocodile | Inggris | Catalogue of Life |
| estuarine crocodile | Inggris | Catalogue of Life |
| saltwater crocodile | Inggris | The Paleobiology Database |
| Baya | - | The IUCN Red List of Threatened Species |
Buaya muara (Crocodylus porosus) telah tercatat di 25 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Kalimantan Timur dengan 16 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 279 catatan observasi Buaya muara (Crocodylus porosus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1840. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Buaya muara memiliki nama ilmiah Crocodylus porosus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Crocodylia, Family Crocodylidae, Genus Crocodylus.
114 titik observasi Crocodylus porosus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.