Family Culicidae · Order Diptera
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Dawah, Hassan A.;Abdullah, Mohammed A.;Ahmad, Syed Kamran;Turner, James;Azari-Hamidian, Shahyad
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-66.7% vs 1955
Culex bitaeniorhynchus (Culex bitaeniorhynchus) termasuk dalam famili Culicidae, ordo Diptera, kelas Insecta. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 1.222 kali di Indonesia, tersebar di 22 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1917.
Jawa Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 388 catatan (31.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Culex bitaeniorhynchus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 22 provinsi, Culex bitaeniorhynchus memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Tengah | 388 | 31.8% |
| 2 | Jawa Barat | 351 | 28.7% |
| 3 | DKI Jakarta | 166 | 13.6% |
| 4 | Sumatera Utara | 71 | 5.8% |
| 5 | Aceh | 66 | 5.4% |
| 6 | Sulawesi Tengah | 44 | 3.6% |
| 7 | Kalimantan Timur | 19 | 1.6% |
| 8 | Jawa Timur | 15 | 1.2% |
| 9 | Sumatera Barat | 13 | 1.1% |
| 10 | Bengkulu | 10 | 0.8% |
| 11 | Sulawesi Selatan | 8 | 0.7% |
| 12 | Nusa Tenggara Timur | 7 | 0.6% |
| 13 | Sulawesi Tenggara | 5 | 0.4% |
| 14 | Maluku | 5 | 0.4% |
| 15 | Sulawesi Utara | 3 | 0.2% |
| 16 | Papua Barat | 3 | 0.2% |
| 17 | Riau | 2 | 0.2% |
| 18 | Jambi | 2 | 0.2% |
| 19 | Banten | 1 | 0.1% |
| 20 | Kalimantan Selatan | 1 | 0.1% |
| 21 | Sulawesi Barat | 1 | 0.1% |
| 22 | Papua | 1 | 0.1% |
Jumlah catatan observasi Culex bitaeniorhynchus di Indonesia per tahun
Culex bitaeniorhynchus
Foto: Dawah, Hassan A.;Abdullah, Mohammed A.;Ahmad, Syed Kamran;Turner, James;Azari-Hamidian, Shahyad
Culex bitaeniorhynchus (Culex bitaeniorhynchus) telah tercatat di 22 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Jawa Tengah dengan 388 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 1.222 catatan observasi Culex bitaeniorhynchus (Culex bitaeniorhynchus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1917. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Culex bitaeniorhynchus memiliki nama ilmiah Culex bitaeniorhynchus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Arthropoda, Class Insecta, Order Diptera, Family Culicidae, Genus Culex.
150 titik observasi Culex bitaeniorhynchus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.