Family Lamiaceae · Order Lamiales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Светлана Царахова | http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-85.7% vs 2025
kumis kucing (Orthosiphon aristatus) termasuk dalam famili Lamiaceae, ordo Lamiales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 377 kali di Indonesia, tersebar di 23 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1802.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 32 catatan (8.5% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Orthosiphon aristatus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 23 provinsi, kumis kucing memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 32 | 8.5% |
| 2 | Bali | 12 | 3.2% |
| 3 | Papua Barat | 9 | 2.4% |
| 4 | Sulawesi Selatan | 8 | 2.1% |
| 5 | Jawa Tengah | 7 | 1.9% |
| 6 | DI Yogyakarta | 7 | 1.9% |
| 7 | Sumatera Barat | 5 | 1.3% |
| 8 | Jawa Timur | 5 | 1.3% |
| 9 | Sumatera Utara | 4 | 1.1% |
| 10 | Riau | 4 | 1.1% |
| 11 | Banten | 4 | 1.1% |
| 12 | Papua | 4 | 1.1% |
| 13 | Lampung | 3 | 0.8% |
| 14 | DKI Jakarta | 3 | 0.8% |
| 15 | Nusa Tenggara Barat | 3 | 0.8% |
| 16 | Sulawesi Tengah | 3 | 0.8% |
| 17 | Aceh | 2 | 0.5% |
| 18 | Maluku | 2 | 0.5% |
| 19 | Sumatera Selatan | 1 | 0.3% |
| 20 | Nusa Tenggara Timur | 1 | 0.3% |
| 21 | Kalimantan Barat | 1 | 0.3% |
| 22 | Kalimantan Timur | 1 | 0.3% |
| 23 | Sulawesi Barat | 1 | 0.3% |
Jumlah catatan observasi Orthosiphon aristatus di Indonesia per tahun
Orthosiphon aristatus
Foto: Светлана Царахова
http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/Orthosiphon aristatus
Foto: hasnanurjihan3
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: Lia Saadah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: Christine McCormack
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: frizzy97
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: Vivian Hans
Vivian Hans (cc-by-sa)Orthosiphon aristatus
Foto: Ulfi Faizah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: ghinahashunatil_
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: dedeannisa
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: Anjas Arya Bagaswara
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: Anjas Arya Bagaswara
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Orthosiphon aristatus
Foto: Hana Delia
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Java-tea | Inggris | Catalogue of Life |
| Java-tea | - | NCBI Taxonomy |
| Moustaches de chat | Prancis | TAXREF |
| Orthosiphon aristé | Prancis | TAXREF |
| cat's-whiskers | Inggris | Catalogue of Life |
| kumis kucing | Indonesia | GRIN Taxonomy |
| morrhårsmynta | swe | GRIN Taxonomy |
| orthosiphion | Portugis | Flora e Funga do Brasil - Lista Oficial |
| thé de Java | Prancis | Catalogue of Life |
| whiskerplant | Inggris | Catalogue of Life |
kumis kucing (Orthosiphon aristatus) telah tercatat di 23 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Jawa Barat dengan 32 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 377 catatan observasi kumis kucing (Orthosiphon aristatus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1802. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
kumis kucing memiliki nama ilmiah Orthosiphon aristatus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Lamiales, Family Lamiaceae, Genus Orthosiphon.
150 titik observasi Orthosiphon aristatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.