Family Amaranthaceae · Order Caryophyllales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Reefiyanto | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-70.8% vs 2025
Cockscomb (Celosia argentea) termasuk dalam famili Amaranthaceae, ordo Caryophyllales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 423 kali di Indonesia, tersebar di 23 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1888.
Jawa Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 33 catatan (7.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Celosia argentea sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 23 provinsi, Cockscomb memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 33 | 7.8% |
| 2 | DI Yogyakarta | 24 | 5.7% |
| 3 | Sulawesi Tengah | 20 | 4.7% |
| 4 | Aceh | 13 | 3.1% |
| 5 | Jawa Tengah | 12 | 2.8% |
| 6 | Sumatera Utara | 11 | 2.6% |
| 7 | Jawa Timur | 9 | 2.1% |
| 8 | Papua | 8 | 1.9% |
| 9 | Bali | 6 | 1.4% |
| 10 | Nusa Tenggara Timur | 6 | 1.4% |
| 11 | Sulawesi Utara | 5 | 1.2% |
| 12 | DKI Jakarta | 4 | 0.9% |
| 13 | Nusa Tenggara Barat | 4 | 0.9% |
| 14 | Papua Barat | 4 | 0.9% |
| 15 | Sumatera Barat | 3 | 0.7% |
| 16 | Sulawesi Selatan | 3 | 0.7% |
| 17 | Kepulauan Riau | 2 | 0.5% |
| 18 | Kalimantan Tengah | 2 | 0.5% |
| 19 | Sumatera Selatan | 1 | 0.2% |
| 20 | Kepulauan Bangka Belitung | 1 | 0.2% |
| 21 | Banten | 1 | 0.2% |
| 22 | Kalimantan Barat | 1 | 0.2% |
| 23 | Maluku | 1 | 0.2% |
Jumlah catatan observasi Celosia argentea di Indonesia per tahun
Celosia argentea
Foto: Reefiyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Meiyza
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Reefiyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Reefiyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Tom Kirschey
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Tom Kirschey
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Reefiyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Jurga Motiejūnaitė
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Muthia Rahman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Muthia Rahman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: Muthia Rahman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Celosia argentea
Foto: antonydossantos
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Cockscomb | Inggris | Catalogue of Life |
| Cresta di gallo | Italia | DAISIE - Inventory of alien invasive species in Europe |
| Célosie argentée | Prancis | TAXREF |
| Feather Cockscomb | Inggris | Martha's Vineyard species checklist |
| Feather cockscomb | Inggris | Checklist of Vascular Plants in Korea |
| Grande immortelle | Prancis | TAXREF |
| Hahnenkamm | Jerman | DAISIE - Inventory of alien invasive species in Europe |
| Rabu di Pushi | - | Catalogue of Life |
| Silber-Brandschopf | Jerman | Catalogue of Life |
| Silver Cock's Comb | Inggris | Checklist of Vermont Species |
| Silver Cockscomb | Inggris | Catalogue of Life |
| boangiemo | - | Vernacular names of the Flore d'Afrique Centrale |
| bolongo | - | Vernacular names of the Flore d'Afrique Centrale |
| bossongo | - | Vernacular names of the Flore d'Afrique Centrale |
| celosia | swe | Catalogue of Life |
| crista-de-galo | Portugis | Flora e Funga do Brasil - Lista Oficial |
| helokukonharja | fin | Catalogue of Life |
| kananga | - | Vernacular names of the Flore d'Afrique Centrale |
| komanai | - | Vernacular names of the Flore d'Afrique Centrale |
| koseko | - | Vernacular names of the Flore d'Afrique Centrale |
Cockscomb (Celosia argentea) telah tercatat di 23 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Jawa Barat dengan 33 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 423 catatan observasi Cockscomb (Celosia argentea) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1888. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Cockscomb memiliki nama ilmiah Celosia argentea. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Caryophyllales, Family Amaranthaceae, Genus Celosia.
150 titik observasi Celosia argentea di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.