Family Alcedinidae · Order Coraciiformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Pandu Ilmi Prastyanto | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-94.8% vs 2024
Collared Kingfisher (Todiramphus chloris) termasuk dalam famili Alcedinidae, ordo Coraciiformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 24.821 kali di Indonesia, tersebar di 34 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1913.
Maluku merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 1.534 catatan (6.2% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Todiramphus chloris sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 34 provinsi, Collared Kingfisher memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku | 1.534 | 6.2% |
| 2 | Bali | 543 | 2.2% |
| 3 | Papua | 166 | 0.7% |
| 4 | Jawa Barat | 136 | 0.5% |
| 5 | Sulawesi Utara | 106 | 0.4% |
| 6 | Nusa Tenggara Timur | 85 | 0.3% |
| 7 | Jawa Timur | 70 | 0.3% |
| 8 | Jawa Tengah | 67 | 0.3% |
| 9 | Nusa Tenggara Barat | 47 | 0.2% |
| 10 | Kalimantan Timur | 41 | 0.2% |
| 11 | Sulawesi Selatan | 36 | 0.1% |
| 12 | Aceh | 35 | 0.1% |
| 13 | DKI Jakarta | 32 | 0.1% |
| 14 | Lampung | 30 | 0.1% |
| 15 | Sulawesi Tengah | 26 | 0.1% |
| 16 | Sumatera Utara | 22 | 0.1% |
| 17 | DI Yogyakarta | 21 | 0.1% |
| 18 | Sulawesi Tenggara | 21 | 0.1% |
| 19 | Sumatera Barat | 19 | 0.1% |
| 20 | Kalimantan Selatan | 14 | 0.1% |
| 21 | Kepulauan Bangka Belitung | 12 | 0.0% |
| 22 | Banten | 12 | 0.0% |
| 23 | Maluku Utara | 10 | 0.0% |
| 24 | Sumatera Selatan | 9 | 0.0% |
| 25 | Riau | 8 | 0.0% |
| 26 | Kalimantan Utara | 8 | 0.0% |
| 27 | Papua Barat | 8 | 0.0% |
| 28 | Kepulauan Riau | 6 | 0.0% |
| 29 | Kalimantan Barat | 6 | 0.0% |
| 30 | Bengkulu | 5 | 0.0% |
| 31 | Jambi | 4 | 0.0% |
| 32 | Sulawesi Barat | 4 | 0.0% |
| 33 | Gorontalo | 3 | 0.0% |
| 34 | Kalimantan Tengah | 1 | 0.0% |
Jumlah catatan observasi Todiramphus chloris di Indonesia per tahun
Todiramphus chloris
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: joanaputri
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: Kartika Ashma
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: Kartika Ashma
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: Indra Kusuma
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: Galih Alamsyah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: Agil Ghivary
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: Kartika Ashma
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: Galih Alamsyah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: M Nur Yahya
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: M Nur Yahya
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Todiramphus chloris
Foto: M Nur Yahya
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Alción acollarado | Spanyol | Catalogue of Life |
| Collared Kingfisher | Inggris | Catalogue of Life |
| Collared Kingfisher (Collared) | Inggris | The Clements Checklist |
| Collared Kingfisher (Oriental) | Inggris | The Clements Checklist |
| Martin-chasseur à collier blanc | Prancis | TAXREF |
| White-collared Kingfisher | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| collared kingfisher | Inggris | The Paleobiology Database |
| jadeisfugl | nob | Catalogue of Life |
| رفراف مطوق | ara | Catalogue of Life |
Collared Kingfisher (Todiramphus chloris) telah tercatat di 34 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Maluku dengan 1.534 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 24.821 catatan observasi Collared Kingfisher (Todiramphus chloris) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1913. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Collared Kingfisher memiliki nama ilmiah Todiramphus chloris. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Coraciiformes, Family Alcedinidae, Genus Todiramphus.
150 titik observasi Todiramphus chloris di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.